Anak gawang Tottenham Callum Hynes mengakui dia masih belum mempercayai apa yang terjadi pada Rabu dini hari (27/11) saat ia berperan dalam kemenangan klub atas Olympiakos dengan skor 4-2.
Spurs sempat tertinggal 2-1 di babak pertama, namun reaksi cepat Callum dalam memberikan bola kepada Serge Aurier di pinggir lapangan menjadi awal terciptanya gol penyama kedudukan oleh Harry Kane.
Keputusan cepat Callum tidak terlewatkan oleh Mourinho, yang kemudian memberi gestur terima kasih kepada sosok berusia 15 tahun tersebut dan bahkan memujinya dalam konferensi pers.
Bagi Callum, yang sedang menjalani musim ke-enam sebagai anak gawang, momen besarnya tersebut adalah sesuatu yang masih sulit ia percaya.
"Ini terasa sedikit tidak nyata," ujarnya seperti yang dilansir laman resmi klub. "Saya hanya mengerjakan tugas saya dan saya masih tidak cukup percaya atas apa yang telah terjadi.
"Saya bahkan tidak melihat golnya! Saya sibuk mengambil bola yang keluar dan kemudian saya mendengar sorakan. Saya berbalik dan Harry sedang melakukan selebrasi.
"Saya melihat tayangan ulang di layar dan menyaksikan apa yang sebenarnya terjadi. Anda bisa melihat dari senyum saya, itu sungguh luar biasa.
"Jose tidak perlu melakukannya. Dia sungguh baik mendatangi saya. Ini membuat hari saya, hidup saya indah! Saya mencintai Spurs dan ini adalah momen istimewa yang tidak akan saya lupakan.
Ibu Callum, Keeley, merasa tersanjung dengan reaksi atas apa yang dilakukan oleh anaknya dan mengatakan bahwa Callum selalu senang bisa belajar dari pinggir lapangan.
"Kami berada di stadion dan melihat Jose mendatangi Callum," ujarnya. "Kami pikir itu hanya tos biasa dan tidak mengharapkan lebih tetapi kemudian kedua telepon kami mulai berbunyi!
"Bagaimana Callum tersenyum! Sungguh baik Jose berterimak kasih seperti demikian. Callum selalu mengatakan bahwa dengan duduk di pinggir lapangan menyaksikan para pemain dia bisa belajar banyak dan menyerapnya untuk sepakbola dia sendiri. Saya sangat bangga padanya."
Usai laga Mourinho mengungkapkan ia melihat kemiripan antara dirinya dengan Callum, karena ia juga pernah menjadi anak gawang.
"Untuk melakukannya Anda harus menjadi anak gawang yang sangat bagus. Saya juga, antara usia 10 dan 15,16 tahun adalah anak gawang yang sangat bagus," ujar Mou.
"Dia anak gawang yang sangat bagus, memahami pertandingan, membaca pertandingan."




