Nordin Amrabat menyebut unggahan Instagram Geert Wilders sebagai 'kekanak-kanakan'. Ketua fraksi PVV itu menggunakan gambar yang dihasilkan oleh Al, yang memperlihatkan dirinya sebagai wasit sedang memberikan kartu merah kepada seorang pemain asal Maroko, disertai teks 'akan baik-baik saja'. Postingan tersebut menimbulkan sedikit kegemparan menjelang pertandingan Belanda melawan Maroko di babak 16 besar Piala Dunia.
''Sepak bola mempersatukan. Biarkan saja Geert Wilders bicara. Ia ingin ikut-ikutan dalam kegilaan seputar Piala Dunia, ajang olahraga terbesar di dunia. Sepak bola menyatukan orang-orang. Rasa hormat dan ikatan lebih penting daripada perpecahan. Dan itulah yang ingin ia ciptakan,'' kata penyerang Wydad Casablanca tersebut kepada De Telegraaf.
Mantan penyerang yang pernah membela PSV dan Galatasaray ini melanjutkan, “Sungguh disayangkan bahwa pertandingan ini digelar pada pukul tiga dini hari. Akan lebih baik jika digelar pada pukul delapan malam. Dengan begitu, tetangga-tetangga asal Belanda dan Maroko bisa menikmati menonton sepak bola sambil menyantap teh dan kue khas Maroko.”
Penyerang berusia 39 tahun ini telah 64 kali membela timnas Maroko. Dalam rentang waktu tersebut, penyerang berpengalaman ini mencetak tujuh gol. Saudaranya, Sofyan, sedang berlaga di Piala Dunia dan bermain penuh selama 90 menit melawan Haiti (4-2).
Belanda dan Maroko akan memulai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia pada Selasa pukul 03.00. Di Monterrey, Meksiko, kedua tim akan bertarung memperebutkan satu tempat di babak 8 besar, yang akan digelar pada Sabtu di Houston.
Jika timnas Belanda berhasil menang, mereka akan menghadapi Kanada. Tuan rumah berhasil mengalahkan Afrika Selatan (0-1) pada menit-menit akhir pada hari Minggu. Di perempat final, kemungkinan besar akan terjadi pertandingan seru melawan Prancis atau Jerman.

