Goal dapat mengonfirmasi bahwa Massimiliano Allegri dan staf Juventus bertemu untuk membahas rencana pada bursa transfer musim panas, Kamis (3/6) kemarin, dengan masa depan Cristiano Ronaldo menjadi sorotan.
Juve mengambil keputusan untuk memecat Andrea Pirlo minggu lalu setelah tim menjalani musim 2020/21 yang mengecewakan dan harus finis keempat di Serie A, melihat Inter Milan mengakhiri dominasi Scudetto mereka selama sembilan tahun terakhir.
Allegri, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih di Allianz Stadium antara 2014 dan 2019, direkrut sebagai pengganti Pirlo, dan kini telah mulai merencanakan apa saja yang harus dilakukannya dalam periode kedua di Turin.
Ronaldo kerap dikaitkan dengan rumor transfer keluar dari Juventus dalam beberapa bulan terakhir, dan Bianconeri memang dinilai siap untuk menjualnya sebelum kontraknya habis pada 2022.
Goal telah mengetahui bahwa manajemen Juve meyakini bahwa sang bintang Portugal itu sedang menjajaki berbagai opsinya jelang bursa transfer musim panas dibuka. Allegri sangat ingin menyelesaikan situasi secepat mungkin agar bisa menyatukan skuad jelang musim depan, serta juga menemukan titik terang terkait masa depan Paulo Dybala.
Sang penyerang Argentina sekarang juga memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, namun Juve bertekad untuk memperpanjang masa baktinya dengan terus melakukan negosiasi. Allegri punya hubungan yang erat dengan Dybala selama periode pertamanya melatih Juve dan sangat ingin membawanya keluar dari bayang-bayang Ronaldo.
Allegri memprioritaskan penguatan lini tengah di bursa transfer kali ini, dan telah memberikan lampu hijau bagi Juve untuk melakukan pendekatan kepada bintang Sassuolo, Manuel Locatelli.
Pemain berusia 23 tahun itu juga dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Primer Inggris setelah melewati musim 2020/21 dengan mengesankan di Mapei Stadium, namun Bianconeri akan segera melakukan pendekatan resmi dalam beberapa pekan ke depan.
Kemungkinan kembalinya Miralem Pjanic juga dibahas, dengan gelandang asal Bosnia-Herzegovina itu tidak lagi betah di Barcelona karena terus menjadi cadangan sejak bergabung pada musim panas tahun kemarin.
Pjanic memang tipe gelandang kesukaan Allegri dan akan menyambut baik kesempatan untuk bekerja dengannya lagi, tapi Juve hanya akan mempertimbangkan kesepakatan untuk meminjamnya pada tahap sekarang ini.
Allegri telah mempersembahkan 11 trofi di Juve selama satu dekade terakhir, ermasuk lima mahkota Serie A dan empat gelar Coppa Italia, dan juga berhasil membawa klub tampil di dua final Liga Champions.
Namun, sang pelatih kini mewarisi skuad yang dalam kondisi jauh lebih buruk daripada saat ia pergi dua tahun lalu, yang berarti butuh waktu baginya untuk membawa Juve kembali ke level elite seperti sebelumnya.
Juve telah mendukung Allegri dengan memberinya kontrak empat tahun, dan kemungkinan akan bersabar saat ia berusaha menemukan formula kemenangan, terutama di tengah kendala keuangan akibat pandemi virus corona.


