Pelatih Thailand Alexandre Polking bertekad melanjutkan tren kemenangan atas juru taktik Indonesia, Shin Tae-yong, kala kedua tim bertemu di matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (29/12) sore WIB.
Duel nanti merupakan pertemuan keempat antara Polking dan Tae-yong. Pertemuan pertama terjadi pada 29 Desember 2021 di Stadion National, Singapura dalam pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020. Kala itu Thailand mencatat kemenangan 4-0.
Sedangkan pertemuan berikutnya di venue yang sama terjadi di leg kedua pada 1 Januari 2022, dan berakhir imbang 2-2. Sementara duel terakhir terjadi di semi-final SEA Games 2021 pada 19 Mei 2022. Polking membuat Thailand menang 1-0 lewat perpanjangan waktu.
Polking menegaskan, meski bermain di Stadion Utama merupakan pengalaman baru bagi dirinya, target meraih kemenangan tidak pernah surut. Apalagi laga nanti akan menentukan pemuncak klasemen sementara.
“Kami sudah bertemu mereka dua kali [di final Piala AFF 2020], dan SEA Games. Target kami melawan Indonesia di tahun ini tidak pernah berbeda. Kami pernah menang dari mereka,” tegas Polking dalam keterangannya kepada wartawan.
“Mereka adalah tim yang bagus, tapi kami memiliki pemain berkualitas. Walau sekarang minim pemain langganan tim nasional, beberapa wajah baru mempunyai kualitas tidak jauh berbeda, dan sudah cukup membantu untuk mewujudkan target kami.”
“Ini pertama kalinya saya mengunjungi Indonesia. Saya pikir fans [Indonesia] akan memenuhi stadion, dan itu membuat pertandingan akan lebih menarik. Kedua tim mempunyai kualitas, dan siap menghibur fans.”
Polking menambahkan, selain pertemuan dengan Tae-yong, ia sudah tidak asing lagi dengan skuad Garuda, mengingat sebagian besar di antara mereka sudah pernah dihadapi dalam tiga pertandingan sebelumnya. Keberadaan Jordi Amat yang pernah merumput di Spanyol dan Belgia juga tidak membuat dirinya khawatir.
“Pemain Indonesia tahun ini tidak jauh berbeda dengan yang kami hadapi di final. Banyak pemain yang juga tampil di SEA Games. Mereka punya banyak pemain muda, tapi sudah bersama-sama sejak lama,” kata Polking.
“Saya sudah memahami mereka dengan baik. Begitu juga dengan pemain yang pernah bermain di Belgia dan Spanyol (Jordi Amat), dia bisa membantu tim.”
