trent-alexander-arnold-liverpool(C)Getty Images

Trent Alexander-Arnold Ambisi Jadi Kapten Liverpool, Samai Level Cristiano Ronaldo & Lionel Messi

Trent Alexander-Arnold mengutarakan ambisinya untuk menjadi kapten Liverpool dan juga ingin mencapai level Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Masih berusia 21 tahun, sang pemain muda lulusan akademi Liverpool sudah menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu bek kanan terbaik di Eropa.

Jika terus konsisten, bukan tidak mungkin ia bisa mewujudkan ambisinya untuk tidak hanya menjadi pemimpin bagi timnya yang baru menjuarai Liga Primer Inggris musim 2019/20, tapi juga salah satu pemain terbaik dunia seperti Ronaldo dan Messi.

Sebagai putra daerah Merseyside, Alexander-Arnold sukses menjadi kunci skuad yang memenangkan Liga Champions dan Liga Primer, dan reputasinya semakin meningkat dari waktu ke waktu.

"[Ambisi] menjadi kapten Liverpool selalu menjadi motivasi saya setiap harinya," kata Alexander-Arnold kepada The Telegraph.

"Itu adalah sesuatu yang ingin saya capai. Jelas bukan saya yang memutuskan, tapi jika saya tidak bisa mewujudkannya sebelum akhir karier maka saya akan kecewa. Saya selalu memikirkan hal tersebut."

"Entah terwujud atau tidak, saya merasa tugas saya di Liverpool sekarang ini adalah menjadi pemimpin dengan memberi contoh. Saya selalu mencoba untuk melakukan itu sekarang, menjadi contoh bagi para pemain muda yang datang."

"Saya merasa seolah-olah saya adalah bagian dari tim di mana setiap orang berpengaruh dan saling membantu. Itulah yang dilakukan seorang kapten. Mereka memimpin dan membawa tim melalui masa-masa sulit, dan memotivasi para pemain."

"Jika Anda melihat Ronaldo dan Messi, mereka pun sama. Anda tidak pernah melihat mereka berdua santai. Ronaldo telah memenangkan lima Liga Champions. Jika Anda bertanya kepadanya apakah ia senang dengan pencapaian itu, ia akan berkata, 'Sedikit, tapi saya menginginkan lebih'."

"Sebagai seorang atlet, akan aneh untuk tidak memiliki sifat kompetitif itu. Anda membutuhkan target dan ambisi."

"Selama dua musim terakhir, ambisinya adalah memenangkan trofi terbesar yang bisa diraih Liverpool, yakni Liga Primer. Musim lalu nyaris, terasa sulit. Musim depan akan sama. Reaksi wajar apabila kami para pemain ingin terus mengejar pencapaian yang belum pernah dicapai yang lainnya."

Iklan
0