Pelatih Sassuolo Alessio Dionisi yakin timnya memainkan babak pertama yang menakjubkan, namun ia meminta para pemainnya untuk melupakan kemenangan lawan Juventus.
Sassuolo mencatatkan kemenangan bersejarah ketika membungkam Bianconeri 2-1 di Turin dalam lanjutan Serie A Italia, Kamis (28/10) dini hari WIB.
Dengan kemenangan ini, Sassuolo naik ke peringkat kesembilan dengan perolehan 14 poin, terpaut lima angka dengan posisi empat besar. Sementara itu, Juventus tertahan di urutan ketujuh dengan raihan 15 poin.
Ini merupakan kemenangan tandang pertama Sassuolo di Turin sepanjang sejarah mereka. Mereka hanya pernah mengalahkan Juventus sekali sebelumnya, tapi itu di Mapei Stadium pada 2015.
Ketika itu, Massimiliano Allegri melatih Juventus dan gol Nicola Sansone memastikan raihan tiga poin untuk Neroverdi.
Kali ini gol-gol dari Davide Frattesi dan Maxime Lopez membantu Sassuolo meraih kemenangan bersejarah di Turin.
"Selalu menyenangkan bisa meraih kemenangan, tapi terasa lebih dengan seperti ini. Kami harus segera melupakannya karena pada Minggu kami memiliki pertandingan yang sulit," ujar Dionisi kepada DAZN.
"Kami memainkan pertandingan babak pertama yang menakjubkan dan kami sangat bagus di babak kedua untuk tetap dalam permainan."
"Pada awalnya, kami mendapat tekanan dari Juventus, kemudian kami bereaksi dengan berani. Kami lebih ke dalam di babak kedua, tapi kami tetap kompak."
"Mungkin hasil ini melampaui kemampuan kami, tapi kami telah menuai hasil dari penampilan sebelumnya."
"Kami memiliki pemain-pemain yang kuat di sayap dan kami menggunakan mereka dengan cara terbaik yang kami bisa. Lini tengah tiga orang adalah konsekuensi dari karakteristik kami dan itu memberi kami lebih banyak keseimbangan."
Pada akhir pekan ini, Sassuolo akan menjamu Empoli di Mapei Stadium. Mereka kemudian melakukan perjalanan ke stadion Udinese, Dacia Arena, di pertandingan terakhir sebelum jeda November.




