Alberto Goncalves - Madura UnitedAbi Yazid / Goal

Alberto Goncalves: Klub Rugi Bayar Gaji Penuh Tapi Kami Tidak Kerja

Penyerang Madura United, Alberto Goncalves merespons besaran gaji yang dibayarkan klub selama kompetisi berhenti. Menurutnya, keputusan yang diberikan PSSI telah tepat.

PSSI memutuskan Liga 1 dan 2 berstatus force majeure pada Maret hingga Juni 2020. Selama kompetisi dihentikan klub diminta membayar gaji pemain dan ofisial 25 persen dari kontrak yang tertera. 

Rencananya, kompetisi kembali bergulir pada awal Juli mendatang. Hanya saja tergantung dengan keadaan virus corona, bila pemerintah pusat memperpanjang tenggat darurat lebih dari 29 Mei 2020, maka Liga 1 dan 2 berhenti secara permanen.

"Belum tahu soal masalah gaji itu. Tetapi memang kalau kabar itu benar kami tidak boleh kecewa. Keputusan ini sudah benar. Kalau kami tidak kerja memang tim akan rugi. Mereka bayar penuh tapi kami tidak kerja," kata Beto.

Pesepakbola berdarah Brasil tersebut merasa pemotongan 75 persen memang terlalu besar. Akan tetapi, ia sadar klub juga kesulitan mencari pemasukan selama kompetisi berhenti sehingga tidak masalah upahnya dipangkas.

"Sponsor juga mungkin akan mengurungi sedikit apa yang mereka berikan ke tim. Semua tahu saat ini tidak ada pertandingan. Tidak ada suporter berarti tidak ada pemasukan, jadi kita harus terima apa yang ada saat ini," ucapnya.

"Saya harap setelah ini semua selesai dan semua bisa berjalan kembali seperti biasa, kami bisa kembali dapat apa seharusnya kami dapat," sosok berusia 39 tahun tersebut menambahkan.

Iklan
0