Persita Tangerang belum menentukan kandang yang digunakan saat pertandingan Liga 1 musim ini dilanjutkan. Padahal, mayoritas kontestan sudah mengirimkan nama stadion untuk menjamu lawan-lawannya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona Persita berkandang di Stadion Sports Centre, Tangerang. Namun, Pendekar Cisadane, belum tentu kembali memakai tempat tersebut.
Alasannya, karena penyebaran virus corona yang masih luas di wilayah tersebut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pun memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan angka kasus positif.
"Kami belum yakin apakah pada sisa waktu ini kami bisa main di Tangerang, selama PSBB di DKI diperpanjang biasanya otomatis Tangerang diperpanjang lagi," kata manajer Persita I Nyoman Suryanthara, saat dihubungi awak media.
"Sekarang ini sudah kali ketiga PSBB di Tangerang diperpanjang. Jadi kami belum bisa menentukan [bisa] main di Tangerang atau tidak," Suryanthara menambahkan.
Goal IndonesiaSuryanthara, menjelaskan tak mudah mendapatkan izin untuk bermain di Stadion Sports Centre, akibat situasi belum kondusif. Hal itu karena pengurusan perizinan mesti dilakukan ke Polda Metro Jaya, bukan Polda Banten.
"Sedangkan Persija [Jakarta] saja mainnya di Stadion Sultan Agung [Bantul]. Bisa dibayangkan kalau kami tidak bisa main di Tangerang harus bermarkas di luar daerah. Pastikan itu biayanya luar biasa sekali, selama lima bulan kami akan di sana," ujarnya.
Kendati demikian, Suryanthara tetap berkeinginan Persita tidak pindah stadion. Menurutnya, bertanding di Tangerang, bisa membuat Hamka Hamzah dan kawan-kawan tampil lebih maksimal.
"Kami berharap masih bisa bermain di Tangerang, tapi situasinya sampai detik hari ini belum memastikan terutama dari perizinan keamanan apakah nanti bisa diizinkan atau tidak," ucapnya.
Selain Persita, ada tiga klub lainnya yang belum menentukan kandang untuk pertandingan lanjutan Liga 1 musim ini. Mereka adalah Barito Putera, Persipura Jayapura, dan Persebaya Surabaya.
Dijadwalkan Liga 1 kembali digelar pada 1 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa, dan tanpa kehadiran penonton.


