Striker Persebaya Surabaya, Patrich Wanggai, memilih untuk tetap menetap di Surabaya selama masa pandemi virus corona. Padahal, ia sempat punya peluang untuk pulang.
Gelandang asing Persebaya, Makan Konate, juga tetap tinggal di Kota Pahlawan. Namun alasan Konate berbeda, karena eks Persib Bandung itu tak bisa pulang ke Mali yang sudah lockdown.
”Saya tetap di Surabaya bersama keluarga. Karena di sini saya bisa terus latihan, ada fasilitas seperti gym dan kolam renang,” beber Patrich, dikutip laman resmi Persebaya.
Patrich juga punya alasan lain untuk tetap di Surabaya. Eks Borneo FC itu ingin fokus untuk tetap berlatih, dengan harapan jika saja kompetisi Liga 1 2020 kembali digulirkan.
Sebagaimana diketahui, Liga 1 ditangguhkan sejak 16 Maret, dan PSSI masih menunggu pengumuman pemerintah lebih lanjut soal kompetisi, hingga tenggat 29 Mei mendatang.
”Di rumah saja, nonton, main Play Station, lalu latihan. Tahun kemarin saya juga tidak pulang waktu lebaran, cuma Natal saja saya mudik," tutup eks striker timnas Indonesia tersebut.


