Akhir pekan lalu direktur olahraga baru AC Milan, Leonardo, mengkonfirmasi bahwa kapten timnya, Leonardo Bonucci, menginginkan kepulangan ke Juventus.
Kabar itu jelas amat mengejutkan, menilik Bonucci baru 12 bulan bergabung dengan I Rossonerri setelah meninggalkan I Bianconeri di bursa musim panas 2017 lalu.
Banyak yang berspekulasi soal alasan Bonucci ingin "Balik Kucing". Terkini La Gazzetta dello Sport, mengungkap alasan sang bintang berdasar sumber orang dalam Milan.
Getty ImagesBonucci disebut kecewa dengan rancunya proyek yang dijanjikan Milan ketika meminangnya. Pergantian kepemilikan dari Yonghong Li ke Elliot Management adalah sebab utamanya.
Segalanya kini kembali ke titik nol, dengan Elliot mengubah nyaris 100 persen jajaran manajemen Milan. Termasuk dua orang yang berjasa besar meminangnya, Marco Fassone, di posisi CEO, dan Massimiliano Mirabelli, di posisi direktur olahraga.
Bonucci pun merasa bahwa dirinya takkan bisa meraih prestasi besar bersama Milan yang kembali ke titik nol, apalagi usianya kini sudah 31 tahun. Juve lantas muncul sebagai solusi karena hatinya yang masih "Hitam-Putih".
Selain itu Juve juga menjadi satu-satunya klub di Italia yang sanggup menjamin prestasi serta memenuhi tuntutan gajinya. Hijrah ke luar Negeri Pizza sendiri tak pernah jadi prioritas Bonucci, karena alasan keluarga.
Positifnya kubu Juve pun menyambut minat Bonucci dengan baik, sebagaimana mereka tengah mengusahakan negosiasi dengan Milan berujung sukses.





