Bos Everton Carlo Ancelotti tidak terlalu mempermasalahkan timnya dilempar Manchester City dari Piala FA dan menyebut sang lawan sebagai tim terbaik di dunia.
Pasukan Merseyside itu berhasil menahan gempuran City lebih dari 80 menit pertandingan di Goodison Park di partai perempat-final Piala FA.
Akan tetapi gol telat Ilkay Gundogan dan Kevin Bruyne telah menerbangkan tim tamu ke babak berikutnya sekaligus menjaga asa pasukan Pep Guardiola meraih empat gelar dalam satu musim kompetisi.
"Kami hampir berhasil. Tim bermain bagus dan telah mengeluarkan yang terbaik," buka Ancelotti di BT Sport.
"Kami bertahan dengan sangat baik, dan setidaknya selama 80 menit pertandingan kami mampu menguasai jalannya pertandingan."
"Saya puas, karena kami dikalahkan oleh tim terbaik di dunia. Mereka adalah yang terbaik."
"Kami berusaha membuat City tidak nyaman. Tetatapi tentu saja mereka nyaman dengan bola namun kami mampu bertahan dengan apik dan tidak memberikan ruang sedikitpun. Kami memainkan pertandingan sesuai rencana."
"City punya bench terbaik di dunia. Pertandingan tadi adalah pengalaman bagus untuk kami dan tidak ada penyesalan sama sekali."
"Penyesalan datang di pertandingan seperti melawan Burnley atau Fulham. Tetapi semua masih ok, karena ada sepuluh pertandingan tersisa di liga dan kami akan berjuang meraih satu tempat ke Eropa musim depan."
Lawan Everton, Man City memperlihatkan kemampuan bermain mereka yang tidak sedikitpun kehilangan akselerasi.
Pasukan Guariola sudah menyegel satu tiket ke babak delapan besar Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Monchengladbach dan mereka bakal menghadapi tim Bundesliga Jerman lainnya yaitu Borussia Dortmund.
Pada April nanti City akan meladeni tantangan Tottenham Hotspur di final Piala Carabao, sementara di EPL mereka unggul 14 poin dari Manchester United di puncak klasemen.




