LIPUTAN MUHAMMAD RIDWAN DARI KUALA LUMPUR
Pelatih Kamboja Vasconcellos Andrade Vitorino, merasa gusar dengan aksi tidak terpuji yang dilakukan penyerang timnas Indonesia Marinus Wanewar. Menurutnya, hal tersebut yang memicu keributan antarpemain usai laga.
Kericuhan pecah setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya kemenangan untuk timnas Indonesia dengan skor 2-0. Para pemain kedua tim saling dorong di pinggir lapangan.
Gestur Marinus yang memegang kemaluannya dan mengarahkan ke bench Kamboja yang jadi titik mula pertengkaran muncul. Para pemain Kamboja merasa dilecehkan dengan tindakan itu sehingga bereaksi keras.
SIMAK JUGA: Luis Milla Sedih Dengan Aksi Provokasi Marinus Wanewar
"Saya lebih senang berbicara soal tim saya. Tapi nomor 24 [Marinus] dari Indonesia menunjukkan sesuatu tak pantas. Pelatih mereka harus melakukan sesuatu dan menghukumnya, itu bukan tugas saya," tegas Andrade Vitorino.
"Dia [Marinus] memerlukan pelajaran yang lebih karena itu penting. Sebagai pemain dia seharusnya tidak menunjukkan kelakuan itu untuk pemain lain. Semua dimulai karena ulah dia," tambahnya.
SIMAK JUGA: Ini Penjelasan Hansamu Yama Pranata Terkait Sikap Emosinya Saat Lawan Kamboja
Di sisi lain, Andrade Vitorino memberikan pujiannya untuk penampilan timnas Indonesia. Menurutnya Hansamu Yama dan kolega menampilkan pemainan yang memukau sepanjang pertandingan berlangsung.
"Indonesia bermain sangat baik, mereka punya tim yang bagus, mereka punya pertandingan yang baik," tuturnya.
