José Mourinho, pelatih Real Madrid, telah menentukan nasib pemain mudanya, Thiago Pitarch, terutama setelah ketertarikan Fulham untuk mendapatkannya.
Menurut "surat kabar AS", Pitarch tidak akan meninggalkan Real Madrid, dan akan menjadi pemain tambahan di bawah kepemimpinan Mourinho.
Mourinho meminta agar Pitarch tidak pergi, dan akan mengandalkannya begitu ia pulih dari cederanya, serta tidak berniat mengembalikannya ke tim Castilla.
Terlepas dari statusnya yang memiliki kartu registrasi bersama Castilla, Pitarch akan diperlakukan sebagai pemain tim utama.
Mourinho lebih memilih Pitarch bertahan, meski tawaran menggiurkan untuk sang pemain telah datang, dengan yang paling menonjol adalah Fulham, yang dilatih oleh Álvaro Arbeloa.
Pitarch kembali usai meraih gelar juara bersama timnas Spanyol U-19, dengan membawa satu pemikiran saja, yakni berjuang dan merebut tempatnya di Los Merengues.
Maka ia pun memulai masa persiapan musim baru, tetapi kemunduran berupa cedera menghalangi jalannya. Namun, pukulan ini tidak menghentikan masa depannya.
Pitarch harus menjalani pertempuran di lini tengah, di mana Mourinho memandang ada tempat yang cocok untuknya.
Persaingan akan sangat ketat, sebab dalam skema 4-2-3-1 yang secara konsisten diterapkan pelatih asal Portugal itu, ada tempat untuk Tchouaméni, Valverde, Camavinga, dan Bernardo Silva di posisi dua gelandang jangkar, dan akan ada tempat pula untuk Thiago Pitarch.


