FBL-WC-2026-MATCH65-CPV-KSAAFP

Diterjemahkan oleh

Akhir dari mimpi... Arab Saudi tersingkir dari Piala Dunia oleh Cape Verde

Tim nasional Arab Saudi mengakhiri partisipasinya di Piala Dunia 2026, setelah terpaksa puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde, dini hari Sabtu ini, dalam pertandingan putaran ketiga dan terakhir babak penyisihan grup, sehingga secara resmi tersingkir dari turnamen ini di babak pertama.

Tim “Al-Akhdar” memasuki pertandingan dengan motto “Tidak Ada Alternatif Selain Kemenangan” demi mempertahankan harapan lolos ke babak 32 besar, namun mereka gagal mencetak gol untuk kedua kalinya berturut-turut, sehingga hanya mampu menambah perolehan poin menjadi dua, yang menempatkan mereka di posisi keempat dan terakhir di Grup 8.

Di sisi lain, tim nasional Cape Verde berhasil meraih satu poin berharga yang menambah perolehan poin mereka menjadi 3 poin, sehingga menempati posisi kedua di belakang Spanyol yang memimpin dengan 7 poin, dan memastikan tiket lolos ke babak 32 besar, sementara Arab Saudi dan Uruguay harus tersingkir dari kompetisi.

Awal yang Hati-hati dan Peluang Dini bagi Arab Saudi

Timnas Saudi Arabia memulai pertandingan dengan sangat hati-hati sambil berusaha menguasai bola, namun tim ini kurang memiliki kecepatan dan kedalaman serangan, di tengah pertahanan rapat Cape Verde.

Baca juga.. Kejutan baru.. Tembakti menambah penderitaan Arab Saudi melawan Cape Verde

Upaya pertama terjadi pada menit ke-16, ketika Salem Al-Dossari melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, namun bola membentur salah satu bek Cape Verde sebelum melenceng dari gawang.

Tim nasional Cape Verde membalas pada menit ke-22 dengan ancaman serius pertama, setelah Semedo melepaskan tendangan keras, namun kiper Mohammed Al-Owais tampil gemilang dalam menahannya, sehingga gawangnya tetap bersih.

Cedera Tembekti Mengacaukan Rencana Donis

Timnas Saudi Arabia mendapat pukulan telak pada menit ke-32, ketika bek Hassan Tembekti terjatuh di lapangan akibat cedera otot, meskipun ia telah diturunkan setelah mendapat lampu hijau dari tim medis menyusul keraguan mengenai kesiapannya sebelum pertandingan.

Tim medis berusaha merawat sang pemain, namun ia tidak mampu melanjutkan pertandingan, sehingga harus meninggalkan lapangan dengan ditandu di tengah kekhawatiran di barisan “Al-Akhdar”, yang memaksa pelatih Georgios Donis melakukan pergantian darurat dengan memasukkan Ali Lagami sebagai penggantinya.

Keluarganya Tembakti menjadi pukulan tambahan bagi timnas Saudi, yang sedang mencari keseimbangan pertahanan dalam salah satu pertandingan terpenting dalam perjalanan mereka di Piala Dunia.

Al-Owais menggagalkan peluang Cape Verde

Sejak awal babak kedua, tim nasional Cape Verde tampak lebih berani dalam upaya mencetak gol penentu lolosnya mereka.

Pada menit ke-48, Monteiro menerima umpan silang dari sisi kanan dan langsung melepaskan tendangan, namun bola itu masih bisa ditangkap oleh Mohammed Al-Owais.

Hanya dua menit kemudian, Kevin Pena melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meleset tipis di sebelah tiang kanan, sehingga tekanan terhadap pertahanan Saudi terus berlanjut.

Donis melakukan beberapa pergantian pemain untuk menghidupkan lini depan, yang paling menonjol adalah memasukkan Mohammed Abu Al-Shamat menggantikan Salem Al-Dossari, dalam upaya mencari solusi serangan pada menit-menit akhir.

Abu Al-Shamat nyaris membawa keunggulan bagi tim Hijau pada menit ke-67, setelah melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun kiper Cape Verde dengan mudah menangkapnya.

Pada menit ke-74, Mohammed Al-Owais menyelamatkan timnas Saudi dari gol yang hampir pasti, setelah dengan gemilang menggagalkan peluang satu lawan satu dari Larus Duarte, sehingga menjaga harapan timnya tetap hidup hingga detik-detik terakhir.

Perpisahan yang mengecewakan bagi tim hijau

Meskipun timnas Saudi hanya membutuhkan satu gol untuk mempertahankan harapan lolos, tim ini gagal menciptakan ancaman yang dibutuhkan pada menit-menit akhir, di tengah kurangnya solusi serangan dan lambatnya pembangunan serangan, sehingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Dengan hasil ini, timnas Saudi mengakhiri partisipasinya di Piala Dunia 2026 setelah mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan, yang diraih dari hasil imbang melawan Uruguay, sementara kalah dari Spanyol sebelum bermain imbang dengan Cape Verde. Penampilan yang mengecewakan ini memunculkan banyak pertanyaan mengenai kualitas teknis dan pilihan pelatih Georgios Donis, yang masa depannya bersama "Al-Akhdar" kini menjadi bahan perdebatan luas setelah tersingkir lebih awal dari turnamen.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google