Ralf Rangnick Bruno Fernandes Manchester United 2021-22Getty/GOAL

Akankah Bruno Fernandes & Marcus Rashford Jadi Korban Ralf Rangnick?

Ralf Rangnick, sudah memimpin empat pertandingan Manchester United pada Liga Primer Inggris. Ia menunjukkan performa positif dengan tak terkalahkan sama sekali.

Tiga kemenangan didapatkan Manchester United, dan satu laga lainnya tuntas dengan imbang. Rangnick, mengembalikan permainan gemilang Setan Merah, setelah sempat mengalami penurunan di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer.

Namun, 25 menit awal pertandingan melawan Crystal Palace, performa yang ditunjukkan kurang greget. Manchester United, baru mampu mencetak gol kemenangan pada menit 77 lewat Fred.

Pertandingan melawan Norwich City dan Newcastle United, penampilan Manchester United juga tidak lebih baik. Akan tetapi, serta kolega bermain mengesankan di laga kontra Burnley.

“Secara ofensif, itu adalah penampilan terbaik sejauh ini,” kata Rangnick kepada wartawan. “Kinerja seluruh tim jauh lebih baik. Saya senang dengan kinerja pemain sayap kami. Jadon [Sancho] melakukannya dengan baik.”

Bukan cuma mantap dalam melakukan serangan. Permainan Manchester United saat melawan Burnley, adalah yang terbaik semenjak dipegang Rangnick.

Berdasarkan statistik yang ada Manchester United melepaskan 18 tembakan, dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut mengalami peningkatan singnifikan karena secara rata-rata musim ini mereka mencatatkan 13,7 tembakan; 4,9 tepat sasaran.

Pencapaian di laga versus Burnley, memang mengesankan. Hanya saja, peningkatan tersebut membuat pemain ada yang harus dikorban.

Bruno Fernandes dan Marcus Rashford, menjadi nama yang kemungkina besar terpinggirkan. Kedua pemain tersebut dirasa bermain kurang oke pada musim ini.

Di laga lawan Burnley, Fernandes absen akibat menjalani hukuman kartu kuning. Terlepas dari itu pesepakbola asal Portugal tersebut tampil kurang mantap di musim ini.

Fernandes, sudah kehilangan kecepatan dibanding saat tiba dua musim lalu. Ia terlihat kesulitan dalam mengejar para pemain lawan yang memegang bola.

Sebagai perbandingan di musim lalu, Fernandes mampu cetak 11 gol dan tujuh assist dalam 18 laga yang dimainkan. Sedangkan di musim ini, ia mengukir lima gol serta tiga assist pada 17 laga.

Secara keseluruhan, penampilannya tidak sebaik itu. Rata-rata umpannya per pertandingan di Liga Primer Inggris turun dari 57 musim lalu menjadi 51 pada musim ini.

Fernandes juga menduduki puncak daftar pemain yang kehilangan penguasaan bola terbanyak melawan Newcastle. Sementara Rashford berada di urutan kedua.

Empat pemain depan dalam formasi 4-2-2-2 yang diturunkan Rangnick pada pertandingan itu tidak berhasil. Apakah karena Fernandes diminta bermain di posisi yang bukan aslinya?

Sebetulnya, performa Fernandes sebagai no.10 selama dua tahun terakhir, sudah oke dalam memegang pusat kreatif tim. Ia bukan pemain sayap, tapi itulah peran yang diminta untuk dipenuhi dalam skema 4-2-2-2, dan juga 4-2-4 yang dimainkan United melawan Burnley.

Memang di partai kontra Burnley Fernandes, tidak bermain. Namun, banyak orang yang bertanya-tanya apakah Rangnick bakal mengubah posisi pemain berusia 27 tahun tersebut sesuai dengan keinginannya.

“Itu adalah pemain yang tepat di posisi yang tepat, Bagi saya, penting untuk memiliki setiap pemain dalam posisi terbaiknya, itulah sebabnya kami memutuskan untuk memainkan Jadon dari kiri dan Mason dari kanan, dengan dua striker di depan," ucap Rangnick.

Sancho dan Greenwood menambah agresivitas serangan yang menjadi penghubung antara Edinson Cavani serta Cristiano Ronaldo. Keadaan tersebut menimbulkan pertanyaan bagaimana nasib Rashford.

Rashford tidak tampil buruk di musim ini. Namun, penampilannya belum kembali mantap selepas pulih dari cedera yang menimpanya beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, Rashford telah mencetak dua gol dalam sepuluh laga di Liga Primer Inggris. Jumlah umpan rata-rata per pertandingan ia turun dari 32 menjadi 20 di musim 2021/22.

Kendati begitu, Rashford mendapat kabar baik karena Rangnick tidak bisa terus-menerus memasang Cavadi dan Ronaldo. Manchester United butuh penyegaran dalam sektor depan karena umur kedua pemain tersebut umurnya tidak muda lagi.

Manceshter United masih perlu meningkatkan di belakang tetapi jika Rangnick merasa bahwa sekarang telah menemukan formula yang tepat dari perspektif menyerang, maka Rashford dan Fernades harus meningkatkan permainannya. Jika tidak, mereka bakal terpinggirkan.

Iklan
0