Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, mengingatkan anak asuhnya tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan. Upaya ini untuk menjaga para pemain terinfeksi virus corona.
Kasus virus corona kembali melonjak di Tanah Air. Bahkan, sejumlah rumah sakit tidak lagi menerima pasien yang terpapar virus tersebut karena sudah penuh.
Penyebaran virus corona yang kian menggila membuat pemerintah mengambil langkah ekstra. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro dilakukan selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juni hingga 5 Juli 2021.
Situasi yang tengah terjadi membuat Aji waspada. Mengingat, Persebaya tetap melangsungkan persiapan jelang bergulirnya Liga 1 2021/22.
"Kedisiplinan dalam menerapkan pola hidup baru. Bahwa protokol kesehatan itu bukan karena adanya yang rewel dan bawel, ketika selesai aktivitas latihan juga harus diaplikasikan," kata Aji.
Selain itu, Aji menyampaikan para pemain Persebaya dalam kondisi yang semangat. Skuad Bajul Ijo, melahap semua materi latihan yang diberikan tanpa mengeluh.
"Karena yang saya selalu tekankan ketika latihan semua pemain dalam kondisi segar. Tidak boleh dalam kondisi kelelahan dalam latihan. Itu nanti akan agak sia-sia dan tidak efisien," ucapnya.
Latihan taktikal menjadi fokus utama yang diberikan. Setelah, pada beberapa bulan lalu Aji memperbaiki kondisi fisik Rendi Irwan dan kawan-kawan.
Persebaya OfficialDijadwalkan sepak mula Liga 1 2021/22, dilakukan pada 9 Juli mendatang. Persija Jakarta versus PSS Sleman, ditunjuk sebagai pertandingan pembuka, yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong.
Seluruh pertandingan Liga 1 2021/22 digelar di Pulau Jawa dengan menggunakan sistem bumble to bumble. Meski begitu, kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut tetap dilakukan secara penuh dengan 306 laga dilaksanakan.
Pertandingan tersebut bakal dilaksanakan dalam enam seri yang diputar di tiga klaster. Wilayahnya, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Adapun seri pertama dan keenam akan digelar di klaster Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Lalu seri kedua dan kelima di klaster Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kemudian seri ketiga serta seri keempat di klaster Jawa Timur.


