PersebayaPersebaya Official

Aji Santoso Kesulitan Susun Strategi Persebaya Surabaya

Kurang dari satu pekan lagi, Liga 1 2021/22 bakal dimulai. Akan tetapi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi masih belum memberi jadwal resmi pertandingan.

Memang sejak kemarin, sudah beredar luas draf jadwal pertandingan Liga 1 di media sosial. Namun, bisa saja terjadi perubahan pertandingan dalam rancangan yang disusun tersebut.

Keadaan ini yang menjadi kendala tersendiri untuk Persebaya Surabaya. Kesebelasan kesayangan Bonek tersebut kesulitan dalam menyiapkan strategi yang tepat buat dipakai menghadapi lawannya.

"Waktu sudah sangat mepet. Seharusnya hari ini [kemarin], kami sudah dapat jadwal pertandingan," kata pelatih Persebaya Aji Santoso.

Aji menyampaikan tidak masalah melawan klub apa pun dan main di mana saja. Ia cuma ingin mendapatkan jadwal resmi Liga 1, sehingga memudahkannya untuk menyusun taktik yang diterapkan. 

"Kami akan bisa lebih mempersiapkan dengan baik. Jadi, misal pekan pertama bertemu tim A, kemudian [laga berikutnya] tim B, maka kami bisa memperhitungkan [strategi] yang pas," ucapnya.

Jose Wilkson - Persebaya - PSHWPersebaya Official

Selain itu, Aji mengingatkan anak asuhnya menjaga diri dengan baik. Ia tak mau ada pemain yang mengalami cedera karena bakal mempengaruhi kekuatan Persebaya saat Liga 1 dilaksanakan.

Sejumlah pemain Persebaya sempat mengalami cedera ketika berlatih, seperti Frank Rikhard Sokoy, Bruno Moreira Soares dan striker asing Jose Wilkson. Bahkan Koko Ari dipastikan absen pada awal musim karena cedera ACL saat memperkuat timnas Indonesia.

"Saya sampaikan pada seluruh pemain, kompetisi semakin dekat. Harus semakin siap, jangan sampai cedera yang dilakukan pemain sendiri. Contohnya pemanasan yang kurang serius, itu pasti akan mengakibatkan cedera," ujarnya.

Dijadwalkan Liga 1 musim ini dimulai pada 27 Agustus mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa kehadiran penonton.

"Makanya pemain semuanya harus siap. Sebab, kompetisi ini akan berat karena sudah hampir dua tahun kita semua tidak berkompetisi. Semua tim mengawali lagi untuk memulai dengan kompetisi," tutur eks juru formasi PSIM Yogyakarta tersebut.

Iklan
0