LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Pelatih Arema FC Aji Santoso pusing dengan absennya enam pemain pilar saat menjamu Perseru Serui di Stadion Kanjuruhan dalam pertandingan pekan kesepuluh Liga 1 2017, Sabtu (10/6) malam WIB.
Arema dipastikan kehilangan Adam Alis, Kurnia Meiga, Hanif Sjahbandi, dan Bagas Adi Nugroho yang dipanggil timas Indonesia untuk pertandingan uji coba melawan Kamboja dan Puerto Riko. Sedangkan Jad Noureddine membela timnas Lebanon.
SIMAK JUGA: Adam Alis Gantikan Lilipaly Untuk Lawan Kamboja
Satu pemain lainnya yang absen adalah kapten Ahmat Farizi akibat sanksi kartu merah. Selain itu, Esteban Vizcarra dan Arthur Cunha diragukan tampil, karena masih menjalani pemulihan cedera.
Kondisi ini membuat manajer umum Arema Ruddy Widodo berencana mengajukan permohonan agar pertandingan melawan Perseru ditunda dengan alasan banyaknya pemain dipanggil timnas.
SIMAK JUGA: Arema Ingin Pinjamkan 'Marquee Player' Ke Klub Lain
“Lima pemain Arema ke timnas, dan kami sangat kesulitan mengatur susunan pemain, karena yang dipanggil adalah motor tim ini. Saya sangat mendukung upaya Pak Ruddy yang sedang mengajukan penundaan,” terang Aji.
“Vizcarra menjadi sosok yang sangat vital, kami merasakan dampaknya saat melawan Persija kemarin. Kemudian Cunha juga masih sakit, dan belum dipastikan apakah dia bisa sembuh ketika nanti melawan Perseru.”
Bila akhirnya permohonan mereka tidak dikabulkan, Aji mengaku sudah menyiapkan skema baru demi mewujudkan ambisi meraih kemenangan. Menurut Aji, duel melawan Perseru tidak mudah, sekalipun Kuda Laut Jingga berada di zona merah.
SIMAK JUGA: Aji Santai Soal Tekanan Di Arema
“Jika laga itu tetap dilangsungkan, mungkin akan ada formasi yang benar-benar baru untuk Arema, karena ada beberapa pemain yang belum pernah bermain,” kata mantan arsitek timnas Indonesia U-23 ini.
“Mereka kemarin kalah melawan Bali United, dan tentu ini akan membuat kami semakin waspada. Tetapi, saya sudah tekankan kepada anak-anak agar dua laga terakhir ini bisa kami menangkan untuk mendapatkan poin enam agar kami tenang menjalani lebaran dengan ada di papan atas.” (gk-48)

