Ajax telah menarik diri dari perburuan Azzedine Ounahi, demikian dilaporkan pengamat Girona Ivan Quirós. Klub Amsterdam itu sebelumnya disebut telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang asal Maroko tersebut, tetapi kini tidak lagi terlibat dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Menurut Quirós, Girona saat ini belum mencapai kesepakatan dengan klub mana pun terkait Ounahi. Dalam beberapa jam terakhir, Panathinaikos dan juga PSV disebut paling gencar mendorong kedatangan pemain yang telah 55 kali memperkuat tim nasional itu.
Panathinaikos mencoba meyakinkan Ounahi dengan tawaran yang sangat menggiurkan. Klub Yunani itu disebut ingin menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di liga Yunani, sementara PSV juga telah menunjukkan minat serius.
Dengan demikian, Ajax untuk sementara tampaknya benar-benar keluar dari radar untuk gelandang tersebut. Menariknya, Quirós menulis bahwa klub Amsterdam itu bahkan sudah memiliki kesepakatan kontraktual dengan Ounahi, tetapi tetap memutuskan untuk mundur dari negosiasi.
Beberapa hari lalu, transfer ke Amsterdam justru tampak semakin dekat. Santi Aouna melaporkan pada Jumat bahwa Ounahi terbang ke ibu kota Belanda untuk melakukan pembicaraan personal dengan Ajax, tetapi tak lama kemudian hal itu dibantah oleh sumber lain.
Gelandang itu disebut sempat duduk satu meja dengan Jordi Cruijff, meski saat itu juga sudah ditekankan bahwa kesepakatan dengan Ajax masih jauh dari pasti. Pada saat itu pun ada beberapa klub lain yang tertarik kepada Ounahi.
Pelatih Míchel Sánchez mengenal pemain Maroko itu dengan baik dari periode kebersamaan mereka di Girona dan disebut ingin menambahkannya ke dalam skuadnya. Ounahi bermain selama satu musim di bawah pelatih asal Spanyol tersebut, tetapi ia tidak dianggap sebagai nomor enam spesifik yang sudah lama dicari Ajax.
Sementara itu, Girona menunggu bagaimana situasi berkembang pada fase akhir bursa transfer. Menurut Quirós, klub Spanyol itu masih berharap ada pembeli yang datang untuk Ounahi.

