Pertanyaannya adalah apakah Marc-André ter Stegen benar-benar akan menandatangani kesepakatan peminjaman dengan Ajax. Mundo Deportivo melaporkan pada hari Selasa bahwa klub asal Amsterdam tersebut tidak akan menunggu kiper asal Jerman itu selamanya dan bahwa kesepakatan peminjaman dengan FC Barcelona bahkan berpotensi gagal.
Semua pihak telah mencapai kesepakatan mengenai transfer pinjaman dan bagian gaji yang akan ditanggung oleh Ajax. Namun, menurut surat kabar Spanyol tersebut, detail perpajakan menjadi penyebab keterlambatan.
Barcelona menekankan bahwa kebuntuan ini tidak dapat diatasi oleh klub dan bahwa keputusan kini berada di tangan Ter Stegen serta tim pendukungnya. Klub raksasa Catalan tersebut tetap optimis bahwa solusi akan tercapai.
Keyakinan tersebut tidak ada di pihak Ajax. Pihak Amsterdam tidak memiliki penjelasan mengenai penundaan ini. Ajax tidak menetapkan batas waktu yang konkret, namun juga tidak akan menunggu tanpa batas waktu untuk tanda tangan Ter Stegen. Sementara itu, kemungkinan gagalnya kesepakatan dengan Barcelona sudah diperhitungkan.
Pelatih Míchel memang tidak memperhitungkan waktu bermain bagi Ter Stegen pada Kamis melawan Vojvodina di babak kualifikasi kedua Conference League. Waktu yang tersedia terlalu singkat bagi kiper asal Jerman itu untuk beradaptasi, sementara pemeriksaan medis juga masih harus dilakukan. Akibatnya, ia belum didaftarkan.
Ter Stegen tetap bersikap netral terkait masalah yang berlarut-larut ini. Kiper berusia 34 tahun tersebut sementara ini menjaga kebugarannya di kompleks latihan Barcelona, di mana kontraknya masih berlaku selama dua tahun lagi.
Ajax ingin meminjam Ter Stegen selama satu musim, tanpa opsi pembelian. Pada prinsipnya, kiper berpengalaman ini akan kembali ke Barcelona musim panas tahun depan, jika kesepakatan peminjaman tersebut akhirnya tercapai.




