Siapa pun yang dalam beberapa hari terakhir memantau kanal-kanal Ajax mungkin memperhatikan bahwa kiper baru mereka disebut Marc ter Stegen. Padahal, hingga belum lama ini ia masih dikenal sebagai Marc-André ter Stegen. De Telegraaf mengetahui alasannya.
Pada Selasa, Ajax mengumumkan kedatangan Ter Stegen. Sang kiper sendiri sudah mencapai kesepakatan dengan klub Amsterdam itu beberapa waktu lalu, tetapi butuh waktu lama sebelum transfer tersebut benar-benar rampung.
Kini hal itu akhirnya terwujud. Kiper berusia 34 tahun tersebut dipinjam dari FC Barcelona untuk musim ini.
Ajax dalam berita pengumuman kedatangannya menyebutnya sebagai Marc ter Stegen. Dan dalam sejumlah berita serta video setelah itu, klub Amsterdam tersebut juga tidak memanggilnya ‘Marc-André’, melainkan hanya ‘Marc’.
De Telegraaf mengetahui alasannya. “Ternyata itu atas permintaan kiper Jerman tersebut, yang mulai sekarang di Ajax akan bernama Marc ter Stegen,” tulis surat kabar itu. Bahkan di Instagram, misalnya, sang penjaga gawang kini juga menyebut dirinya Marc ter Stegen.
Terlepas dari itu, Ter Stegen bukan satu-satunya sosok di Ajax yang ingin disebut berbeda dari yang selama ini lazim digunakan, tulis De Telegraaf. Pelatih Míchel mulai sekarang akan disebut Míchel Sánchez.
Mengingat preferensi pribadi sang penjaga gawang, Voetbalzone mulai sekarang juga akan menulis ‘Marc ter Stegen’, alih-alih ‘Marc-André ter Stegen’. Untuk sang pelatih, Voetbalzone mulai sekarang akan menyebutnya ‘Míchel Sánchez’ pada penyebutan pertama, dan di sisa artikel cukup ‘Míchel’.


