Klub peserta Liga 2 2021, AHHA PS Pati, dipastikan telah melakukan pencoretan pemain. Keputusan ini diambil bukan karena faktor teknis, namun karena pemain yang dimaksud telah melakukan tindak indisipliner.
Kabar ini sudah meluas di berbagai media, dan dibenarkan oleh pihak klub. Pemain yang terpaksa harus dicoret dari skuad arahan Ibnu Grahan sebenarnya punya kualitas, bahkan memiliki label pemain timnas Indonesia.
Hanya saja, AHHA PS Pati memilih tidak membeberkan profil pemain yang mereka coret itu. Namun, jika mengacu dari skuad yang kita ketahui, memang ada beberapa nama yang memiliki label pemain timnas.
Mereka yang pernah menjadi bagian timnas Indonesia antara lain Zulham Zamrun, Nurhidayat Haji, Yudha Febrian, dan Sutan Zico. Keempat pemain tersebut punya riwayat membela timnas Indonesia, meski di level berbeda.
Tidak mau berburuk sangka, tapi Zulham dan Zico masih sering nongol pada laga uji coba Java Army. Mereka bahkan menjadi bagian skuad ketika mampu mengalahkan klub besar Liga 1, Persija Jakarta, dengan skor 1-0.
Doni Setiabudi selaku manajer menuturkan, klub tidak mau ada pemain muda yang tidak disiplin, dan seakan terlena dengan keadaan. Sosok yang akrab disapa Jalu itu berharap, pencoretan ini bisa jadi pelajaran bagus untuk si pemain.
"Jadi, tujuannya supaya pemain-pemain khususnya pemain muda tidak terlena dan menjauh dari star syndrome. Bahwa manajemen AHHA PS Pati punya aturan. Pemain level timnas saja bisa cut,” ujar Doni kepada awak media.
Sejauh ini AHHA PS Pati yang merupakan klub milik Atta Halilintar dan Putra Siregar, terus berbenah menyambut kompetisi perdana mereka di sepakbola Indonesia. Selain pencoretan pemain yang indisipliner, juga telah dilakukan pencoretan atas dasar kebutuhan tim.
Mereka juga sepertinya belum berhenti untuk merekrut pemain baru, sehingga masih sangat mungkin nama-nama jebolan Liga 1 bakal didatangkan klub berlogo kuda tersebut. Apalagi, mereka punya ambisi untuk bisa bersaing di papan atas Liga 2, apalagi promosi.
Goal IndonesiaAHHA PS Pati pernah tampung pemain indisipliner
Ketika Atta Halilintar diperkenalkan sebagai salah satu pemilik dari AHHA PS Pati, mereka juga turut memperkenalkan Nurhidayat dan Yudha Febrian. Dua pemain tersebut diketahui punya jejak indisipliner bersama timnas Indonesia.
Yudha pernah dipulangkan oleh Shin Tae-yong, dari timnas Indonesia U-19. Sementara Nurhidayat, eks pemain PSM Makassar dan Bhayangkara FC ini pernah dipulangkan dari Dubai, ketika bersama timnas Indonesia senior.
"Sebenarnya akan banyak lagi yang mencengangkan. Kalau soal mereka, menurut bro Putra itu anak muda seharusnya dirangkul bukan dipukul," ucap Atta kala memperkenalkan Nurhidayat dan Yudha.
"Kami ingin buktikan ke Indonesia kalau mereka ini masih bisa, kalau masih muda sudah ditendang kan kurang bagus juga padahal mereka punya talenta dan bakat," tutup salah satu Youtuber papan atas Indonesia itu.
PSG Pati