OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Secara keseluruhan Barcelona harus diakui tak menjalani musim 2016/17 sesuai standarnya. Ya, "sesuai standar" a la tim sekaliber Blaugrana bukan berarti buruk.
Sekalipun gagal pertahankan gelar La Liga Spanyol musim ini di jornada pamungkas dan tersingkir di perempat-final Liga Champions, Barca masih hasilkan trofi untuk padati lemari gelarnya yang terus membesar.
Piala Super Spanyol 2016 sukses Barca menangi dengan unggul agregat 5-0 atas Sevilla. Mereka pun berhasil torehkan hat-trick Copa del Rey, usai redam kejutan Deportivo Alaves lewat skor 3-1.
SIMAK JUGA: Barca Gagal Pertahankan La Liga
Namun dengan tuntutan besar di setiap musimnya, manajemen Barca jelas harus memutar otak untuk mengembalikan kejayaan Los Cules baik di Spanyol maupun Eropa musim depan.
Selain geliat di bursa transfer musim panas, pramusim jelas jadi agenda awal paling krusial untuk memulainya. Apalagi Barca kini miliki nakhoda baru, dalam diri Ernesto Valverde.
Berbicara mengenai pramusim jelang kampanye 2017/18 yang lebih baik, Barca dihadapkan pada agenda yang cukup padat. Hal itu terjadi seturut keputusan mereka kembali ikuti turnamen musim panas International Champions Cup (ICC) 2017 di Amerika Serikat.
Salah satunya adalah duel yang paling dinanti jagat sepakbola dunia, yakni El Clasico hadapi rival abadinya, Real Madrid.

El Clasico sendiri baru akan dihelat pada 30 Juli nanti, di Hard Rock Stadium, Miami. Duel itu merupakan puncak dari tur Barca di Negeri Paman Sam selama setidaknya satu setengah pekan. Bentrok ini terbilang tepat, karena El Clasico sejati musim depan akan langsung tersaji dalam duel Piala Super Spanyol 2017 di medio Agustus.
Sebelum El Clasico, Barca dihadapkan pada bentrok sulit lainnya dengan dimulai melawan Juventus pada 23 Juli di MetLife Stadium, New Jersey. Ini bisa jadi ajang balas dendam Azulgrana, yang pada Maret lalu disingkirkan I Bianconeri di perempat-final Liga Champions.
Empat hari berselang raksasa Inggris yang tengah bangkit, Manchester United, menanti. Duel ini menjanjikan kucuran dana berlimpah, menilik basis suporter kedua tim yang begitu besar di seluruh dunia.
Setelah lakoni tur di Amerika Serikat, beredar kabar bahwa Barca berminat melanjutkan agenda pramusimnya dengan kunjungi beberapa negara di Asia. Namun sayangnya rencana itu dibatalkan.

Setelah itu Barca akan menggelar duel persahabatan tahunan, dalam ajang Trofi Joan Gamper. Chapecoense jadi lawan mereka, yang diundang demi hormati tragedi kecelakaan pesawat yang nyaris merenggut seluruh anggota klub asal Brasil tersebut di awal tahun ini.
Pertandingan itu akan berlangsung pada 7 Agustus atau lima hari sebelum Barca menjalani duel El Clasico di Piala Super Spanyol 2017, lewat sistem kandang-tandang.
Untuk jersey baru sendiri, Barca sudah merilisnya secara resmi. Dimulai dari jersey home yang tentunya dengan warna kebesaran merah marun dan biru tua. Namun kali ini dibumbui garis vertikal yang lebih ketat pada bagian tengah.
Sementara untuk jersey away, Barca memilih warna biru muda yang kental. Warna ini senada dengan jersey ketiga mereka, yang memiliki tambahan gradasi warna tosca. Tentunya semua diperidah dengan sponsor baru "Rakuten" yang terpampang tegas di bagian dada.


