Agen Mesut Ozil, Dr Erkut Sogut mengecam tindakan Arsenal kepada kliennya dan menuntut The Gunners memberikan alasan yang jujur mengapa pemain berusia 32 tersebut “dipinggirkan”.
Mikel Arteta menghapus sang playmaker dari dua kompetisi top; Liga Europa dan Liga Primer Inggris.
Kontrak Ozil yang menyisakan hingga musim panas 2021, membuat banyak orang percaya jika sang pemain tidak akan terlihat lagi di Emirates Stadium.
Sogut mengakui jika sang gelandang telah diasingkan dari klub dan dia berusaha memahami mengapa keputusan tersebut diambil kubu Arsenal. Selain itu, dia juga menuntut agar petinggi Arsenal memberikan penjelasan kepada fans.
“Penggemar Arsenal berhak mendapat jawaban yang jujur, bukan – [Arteta] - mengatakan ‘Saya mengecewakan Ozil’, Anda tidak mengecewakan Ozil tetapi Anda gagal bersikap jujur, adil dan transparan serta tidak menghormati seseorang yang loyal terhadap klub,” ucapnya kepada ESPN.
“Seluruh orang tahu jika dia [Arteta] tidak memperlakukan Ozil dengan adil, dia tidak memberikan kesempatan baginya menunjukkan kemampuan musim ini.”
“Jika masih terikat kontrak, pemain harus memiliki pilihan untuk bertahan dan berjuang untuk mendapatkan tempat utama, Mesut tidak diberikan itu.”
“Semua orang mengatakan jika Ozil berlatih dengan baik. Per Mertesacker [mantan bek Arsenal dan sekarang menjadi pelatih di akademi klub] mengatakan ini. Saya berbicara dengan lima rekan satu tim yang mengatakan jika Ozil berlatih dengan baik dan mereka tidak mengerti mengapa dia dipinggirkan.”
Sogut mengalihkan pembicaraannya kepada Arteta, yang menutup kariernya bersama The Gunners dan mengatakan: “Dia tidak bermain di Liga Primer di musim terakhirnya di Arsenal.”
“Dia sama sekali tidak ada di sana selama enam bulan terakhirnya, dia justru sibuk mencari lisensi kepelatihan dan bertemu dengan juru taktik lainnya untuk mengukir masa depan. Mesut bermain untuk satu tim Inggris itu karena dia merasa bisa. Dia adalah Gunners sejati.”
“Mesut bukanlah pemain yang kemarin menjadi Toffee dan esoknya menjadi Gunners. Arteta tidak bermain sama sekali dalam dua tahun terakhirnya, namun mereka mendaftarkannya di tim.”
“[Mantan manajer] Arsene Wenger memainkannya di dua menit akhir pertandingan terakhirnya untuk memberikan momen berkesan, meskipun dia tidak fit. Lihat bagaimana [Arteta] diperlakukan di dua tahun terakhirnya dan bagaimana Mesut diperlakukan di tahun terakhirnya.”
Sogut yakin Arsenal mencari celah untuk menyudutkan Ozil agar membuat sang pemain membuat keputusan untuk meninggalkan klub.
“Mungkin tujuan [Arsenal] adalah menunggu hingga Mesut berkata ‘Saya ingin pergi’,” tutur Sogut.
“Jika Mesut mengambil keputusan itu, klub akan mengatakan bila dia yang menginginkan pergi dan jika mereka tidak menemukannya klub, mereka memiliki alasan untuk tidak mendaftarkannya bersama tim karena dia telah pergi. Tetapi mereka sudah tahu jika Ozil ingin bertahan.”
“Barangkali mereka ingin Ozil merasa jika dia sudah tidak diinginkan, tapi dia tetap bertahan untuk mendapat penghormatan.”
“Mesut berusia 32. Dia memiliki beberapa tahun lagi, tetapi ini lebih kepada cara memperlakukannya. Mesut adalah seseorang yang berusaha untuk memperjuangkan haknya. Kontrak itu merupakan komitmen besar baginya.”
“Dia bisa saja pergi ke klub lain seperti yang dilakukan Alexis Sanchez tetapi dia lebih memilih setia.”


