Simpang siur mengenai pengunduran diri Korea Utara dari kualifikasi Piala Dunia 2022 akhirnya terjawab. Konfederasi sepakbola Asia (AFC) memastikan tetangga Korea Selatan itu mengundurkan diri.
Korut berada di Grup H pada babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 ini. AFC telah menunjuk Korsel sebagai tuan rumah seluruh pertandingan sisa di grup tersebut. Namun beredar kabar Korut telah mengirim surat kepada AFC terkait keputusan mereka mundur dengan alasan pandemi COVID-19.
AFC hari ini telah mengumumkan pengunduran diri Korut dari ajang tersebut. Hanya saja, AFC tak menyebutkan secara detail alasan Korut memilih mundur, mengingat Korsel menjadi salah satu negara yang memiliki program pencegahan penyebaran COVID-19 dengan baik.
“AFC hari ini mengonfirmasi pengunduran diri Korea Utara dari kualifikasi Piala Dunia 2022 dan kualifikasi Piala Asia 2023,” demikian pernyataan AFC melalui laman resmi mereka.
“Permasalahan ini selanjutnya diserahkan kepada komite organisasi kompetisi FIFA, dan detail selengkapnya mengenai klasemen di Grup H, yang berisikan Turkmenistan, Korea Selatan, Lebanon dan Sri Lanka akan diumumkan dalam waktu dekat.”
Kabar pengunduran diri Korut sebelumnya telah mematik reaksi dari sejumlah negara, salah satunya Malaysia. Federasi Malaysia mengkhawatirkan kebijakan Korut itu akan memberikan pengaruh terhadap koleksi poin Harimau Malaya di Grup G.
Malaysia mengkhawatirkan kemungkinan AFC maupun FIFA memangkas poin yang diperoleh dari pertandingan melawan tim juru kunci di setiap grup dengan pertimbangan keadilan.
Tim besutan Tan Cheng Hoe itu berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi nilai sembilan hasil dari tiga kemenangan dan dua kekalahan. Dari jumlah itu, enam di antaranya diperoleh dari dua laga melawan Indonesia. Saat Indonesia menempati posisi juru kunci Grup G.
Malaysia menjadi satu-satunya tim yang sudah dua kali menghadapi Indonesia. Sedangkan tiga tim lainnya, Vietnam, Thailand, dan Uni Emirat Arab ((UEA) baru satu kali.
