Asosiasi Sepakbola Asia (AFC) mengumumkan akan menggunakan teknologi asisten wasit video (VAR) dalam gelaran Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab (UEA).
Penggunaan VAR terbilang cukup menuai kesuksesan di Piala Dunia 2018 lalu, meski di sisi lain juga menuai kritikan karena dianggap menghilangkan esensi sepakbola yang sebenarnya.
"Sepakbola Asia bertekad untuk merangkul teknologi demi kebaikan permainan dan kami akan memperkenalkan VAR pada suatu titik pada kompetisi puncak AFC, Piala Asia di UEA," ujar presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa melalui rilis resmi.
"Kami melihat penggunaan VAR pertama kali di Piala Dunia 2018 di Rusia dan jelas bagi semua orang bahwa memang diperlukan pelatihan perangkat pertandingan dan investasi dalam fasilitas untuk meyakinkan sistem tersebut efektif dan berdampak positif pada pertandingan."
"Kami berterima kasih atas dukungan FIFA dan IFAB [Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional] dan saya sudah meminta pada badan admisnistrasi untuk meyakinkan semua elemen logistik serta perancangan praktik sehingga kami bisa memperkenalkan VAR agar menambah kualitas Piala Asia di UEA."
Jumlah kontestan Piala Asia tahun depan mengalami penambahan dari 16 menjadi 24. Namun, Indonesia dipastikan tidak ambil bagian karena absen saat kualifikasi berlangsung lantaran masih menjalani sanksi FIFA.

