Kiprah Bali United dalam Grup G Piala AFC 2022 berjalan sempurna. Serdadu Tridatu menggasak Kedah Darul Aman, dua gol tanpa balas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (24/6) malam WIB.
Sejak awal laga dimulai, Bali United melancarkan tekanan namun gol yang ditunggu baru tercipta jelang babak pertama selesai. Tendangan bebas Eber Bessa mengenai kaki Ronald Ngah.
Gol kedua Bali United diukir pada menit ke-82. Operan Privat Mbarga dituntaskan M Rahmat dengan sundulan yang sambil menjatuhkan diri.
Kemenangan tersebut kian terasa spesial. Bukan cuma karena menaikkan motivasi pemain, melainkan tak ada satu pun pilar Bali United yang menerima kartu kuning dalam pertandingan itu.
Padahal, dalam Piala Presiden 2022 pemain Bali United selalu kena kartu kuning. Total dari tiga laga yang dimainkan ada 13 kartu kuning yang diterima juara bertahan Liga 1 tersebut.
"Kami bicara banyak dengan pemain ketika tampil di Piala Presiden. Kami pasti evaluasi ketika ada kartu kuning dan kartu merah. Kami melakukan kesalahan di sana, pasti kami tidak mau salah lagi di AFC, karena ini kompetisi paling penting buat Bali United tahun ini," kata pelatih Bali United Stefano Cugurra.
Terkait jalannya pertandingan, sosok yang karib disapa Teco tersebut merasa seimbang. Menurutnya, Kedah dan Bali United sama-sama memperagakan permainan yang oke.
"Kedah merupakan tim yang punya tradisi di sepakbola Malaysia. Tim yang biasa main menyerang, tidak cuma bertahan. Mereka datang ke sini main terbuka sama kita. Saya pikir semua yang nonton, para suporter, menikmati pertandingan yang menarik ini," ucapnya.


