Full-back serbabisa Inter Milan, Achraf Hakimi (22 tahun), membuka kans pulang ke Real Madrid dengan mengatakan bahwa ia akan sangat senang untuk kembali ke klub raksasa Spanyol tersebut.
Hakimi didatangkan Inter dari Madrid per awal musim ini senilai €40 juta. Bek sayap asal Maroko itu langsung “nyetel” dan dipercaya tampil reguler.
Dalam 33 laga yang dijalani di Serie A, Hakimi tampil produktif dengan sumbangan tujuh gol dan tujuh assist. Ia menjadi salah satu pilar Inter untuk menyudahi 11 tahun tanpa scudetto musim ini.
Di tengah perayaan juara di kota Milan, Hakimi berbicara tentang Madrid. Ia merupakan lulusan akademi El Real dan telah melakoni 17 laga di skuad utama sebelum dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada rentang 2018–2020 hingga kemudian dilepas ke Inter.
"Real Madrid adalah rumah saya," ucap Hakimi, yang masa depannya masih dibahas di tengah situasi krisis keuangan Inter imbas pandemi virus corona.
"Saya akan senang bertahan di sana dan berjuang untuk tempat utama, tapi klub memutuskan sebaliknya,” tutur pemilik 34 caps di timnas Maroko itu.
"Saya tidak bisa menyalahkan [pelatih Zinedine] Zidane atau direksi klub. Saya kira Real Madrid mungkin berhak menolak saya terlebih dahulu,” pungkasnya.
Dengan sisa empat laga musim ini, Inter telah menyamai poin mereka [82] dan nirbobol [14] musim lalu, tepatnya saat mereka finis satu poin di bawah sang juara, Juventus.
Kemenangan Inter ini sekaligus mengakhiri rentetan sembilan scudetto berentet Juve, yang tiga di antaranya diraih bersama Antonio Conte kala ia menukangi Bianconeri pada periode 2011–2014.


