Antonio Conte Inter 2019-20Getty Images

Antonio Conte: Rasisme Di Italia Makin Buruk

Budaya “membenci” di sepakbola Italia tak luput dari perhatian pelatih Inter Milan Antonio Conte, yang menyebut situasi ini justru memburuk sejak ia kembali ke Serie A. 

Fans Cagliari mengeluarkan ejekan berbau rasis kepada striker I Nerazzurri Romelu Lukaku sebelum ia mengeksekusi penalti ketika kedua tim jumpa dalam lanjutan Serie A pada 2 September. 

Mantan pemain Manchester United itu kembali menjadi target rasisme oleh pandit Luciano Passirano, yang dikeluarkan oleh stasiun televisi TopCalcio24 sebelum akhirnya meminta maaf. 

Conte melanjutkan karier kepelatihannya di kampung halaman ketika ia gabung Inter pada Mei setelah dua musim menjajal Liga Primer dengan Chelsea. 

Menjelang Derby Della Madonnina dengan AC Milan dini hari nanti, pelatih 50 tahun ini angkat bicara soal rasisme di Italia. 

“Saya kembali setelah tiga tahun dan semuanya memburuk,” kata Conte. 

“Banyak kebencian. Hanya untuk menghina dan menimbulkan kebencian. Ini sangat buruk. Ini ada di Italia dan semakin buruk dan buruk. 

“Saya beruntung memiliki pengalaman di Inggris, di mana mereka menjebloskan mereka [suporter] ke penjaga dan membuang kuncinya, mareka tidak datang ke stadion lagi. 

“Kita harus meningkat. Itu sebabnya di Inggris Anda melihat keluarga di stadion. Saya ulangi: kita harus meningkatkan semua orang.” 

Iklan