OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Banyak pihak mengklaim pemilik baru AC Milan, Rossonerri Invenstment Spor Lux bakal dibebani banyak hutang menumpuk sisa kepemimpinan Silvio Berlusconi.
La Gazzetta memang sempat mengungkap bahwa Milan terus mengalami kerugian hingga €80 juta setiap tahunnya, sejak 2014 di mana mereka mulai tak lolos ke Liga Champions.
SIMAK JUGA: Pemilik Baru Milan Dukung Montella
Namun dengan tegas CEO baru Il Diavolo Rosso, Marco Fassone, membantah kabar tersebut. Ia mengkonfirmasi kondisi keuangan Milan dalam kondisi sehat, meski tak punya pemasukan berlimpah.
"Saya bisa memastikan bahwa Milan tak punya masalah ekonomi. Secara finansial kami sehat, kami juga punya ide yang inovatif. Itu kemudian jadi tugas saya," ungkap Fassone, seperti dikutip Goal Italia.
SIMAK JUGA: Milan Kembali Rencanakan Stadion Baru
"Namun jika kami ingin sejajar dengan klub-klub besar di Eropa, kami memang harus menggandakan jumlah pemasukan kami dan mungkin lebih.
"Lolos ke Liga Champions jadi krusial di sini. Kami harus segera mewujudkan target itu karena jika kami bisa lolos dari babak fase grup saja, pemasukan klub minimal akan bertambah sampai €50 juta," pungkasnya.




