AC Milan 2022-23Getty

Dibantai Sassuolo, Pioli: Scudetto-nya AC Milan Ya 4 Besar!

Pelatih AC Milan Stefano Pioli akhirnya mengibarkan bendera putih, mengakui bahwa bagi Rossoneri, lolos ke zona Liga Champions Eropa setara dengan meraih Scudetto.

Setelah meraih hasil minor lima laga beruntun, termasuk dipermalukan Inter Milan 3-0 di final Supercoppa Italiana dan digunduli Lazio 4-0 di Serie A, pertandingan kontra Sassuolo, yang terakhir meraih kemenangan Oktober 2022 lalu, pada Minggu (29/1) malam semestinya menjadi titik balik AC Milan.

Nyatanya Milan malah luluh lantak, kemasukan empat gol dalam 47 menit sebelum kebobolan lagi di menit akhir, sehingga tumbang dengan skor 5-2 di kandang sendiri.

Milan mencatatkan berbagai rekor yang cukup memalukan dalam kekalahan tersebut, salah satunya kemasukan paling tidak empat gol dalam dua laga Serie A beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Menanggapi hasil minor keenam dari tujuh pertandingan tahun ini, Pioli akhirnya menyerah mempertahankan gelar Serie A.

"Saya merasa kecewa, tapi rasa kecewa tak bisa membawa Anda ke mana-mana," ungkap sang allenatore kepada Sky Sport Italia.

"Performa akhir-akhir ini menunjukkan kami sedang kesulitan, saya harus mengerti apa yang harus ditingkatkan dan dihadapi dengan cara berbeda."

"Scudetto kami musim ini adalah finis di zona Liga Champions, itulah tujuan kami."

Pioli MilanGetty

Banyak yang terheran-heran dengan penurunan tajam performa AC Milan. Akhir musim kemarin, Rossoneri mampu mengamankan gelar juara dengan tak terkalahkan di 16 laga terakhir Serie A, bahkan memenangkan enam laga pamungkas secara berturut-turut.

Kini, mereka terdampar di luar empat besar setelah giornata ke-20 dan terpaut 15 poin dari Napoli di puncak klasemen.

Menurut sang pelatih sendiri, performa tim asuhannya tak layak dibandingkan dengan performa beberapa pekan lalu, lebih-lebih beberapa bulan lalu saat meraih Scudetto.

"Tidak cuma delapan bulan lalu, tim ini bahkan tak sama dengan tim tiga pekan lalu. Sejak gagal mengalahkan AS Roma [meski memimpin 2-0], kami tak bisa bermain seperti biasa," imbuhnya.

"Dua sesi latihan terakhir sangatlah positif, tapi begitu kami ditampar, kami kesulitan bangkit dan bereaksi."

"Saya paham kami mungkin tak memiliki sentuhan yang sama dengan musim lalu, jadi harus bekerja dengan lebih fokus dan dengan keyakinan lebih. Kami harus membuktikan Milan masih bisa menjalani musim yang bagus dan lolos Liga Champions," pungkas Pioli.

Iklan