San Siro Inter-Milan

AC Milan Bentuk Satgas Antirasisme

AC Milan meluncurkan satuan tugas antirasisme guna mereduksi angka diskriminasi yang terjadi di sepakbola Italia.

Inisiatif Rossoneri tersebut telah digodok dalam beberapa bulan terakhir, namun menyusul adanya insiden rasisme yang kembali marak terjadi, mereka mempercepat peluncurannya jelang Derby della Madonnina kontra Inter Milan, Minggu (22/9) dini hari WIB.

Duel kedua tim memiliki tajuk "Derby Melawan Rasisme", dengan Milan ingin menunjukkan solidaritas kepada beberapa pemain yang menjadi sasaran rasisme.

Keputusan mempercepat satgas tersebut datang setelah gelandang Milan, Franck Kessie dan striker Inter, Romelu Lukaku menjadi korban rasisme selama bulan September ini.

Seorang pandit sepakbola Italia juga bahkan menerima sanksi dari tayangan televisi TopCalcio24 karena menggunakan kata-kata bermuatan rasisme saat memuji performa Lukaku.

"Sepakbola Italia perlu membuka mata dan mengambil langkah tegas terhadap para pelaku rasisme," ungkap CEO Milan, Ivan Gazidis dalam peluncuran satgas tersebut.

"AC Milan akan berada di baris terdepan dalam isu ini, mempromosikan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan bagi kita semua. Sepakbola memberikan contoh yang kuat tentang kekuatan persatuan dan kerja sama tim."

"Keragaman, inklusi dan toleransi meningkatkan kekuatan tim, klub dan masyarakat secara keseluruhan. Kami percaya bahwa kami punya kewajiban moral untuk melakukan segala hal yang kami bisa terhadap isu ini."

Iklan
0