LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SLEMAN
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman mengakui absennya ujung tombak Amido Balde memberikan pengaruh terhadap gaya permainan Bajul Ijo saat dikalahkan PSS Sleman 2-1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7) malam WIB.
Balde absen di laga ini, karena terserang sakit. Djadjang menilai umpan silang Persebaya tidak bisa maksimal, karena tidak ada yang mampu menuntaskannya. Namun Djadjang memastikan Balde akan dimainkan melawan tuan rumah PSM Makassar, Rabu (17/7).
“Kami harus akui, kami sangat kehilangan Balde, karena tim ini memiliki kelebihan di sektor sayap untuk melakukan crossing, tapi tidak ada penyelesaian. Tapi Balde sudah keluar dari rumah sakit, dan menjalani latihan. Besok [hari ini] dia bergabung dengan tim, dan akan kami bawa ke Makassar,” tutur Djanur, sapaan Djadjang.
Djanur menambahkan, ia meminta pemain agar segera melupakan kekalahan ini, dan fokus menatap duel melawan PSM. Di sisa waktu, Djanur juga akan memperbaiki kelemahan di sektor pertahanan.
“Dua gol tuan rumah karena lemahnya penjagaan di belakang. Sebelum pertandingan ini, sudah ada evaluasi soal kelemahan, karena di pertandingan lawan Barito Putera, dua gol juga terjadi dengan proses hampir sama,” imbuh Djanur.
“Tapi saya pikir kami sudah memberikan perlawanan bagus, hasil tentu saja di luar ekspektasi kami. Maaf kepada Bonek yang sudah datang. Saya apresiasi pemain sudah main maksimal, permainan berimbang, saling menyerang.”
Sementara gelandang M Hidayat mengatakan, pemain sudah mengeluarkan kemampuan maksimal, dan berusaha meraih poin.
“Belum rezeki kami, dan mohon maaf kepada suporter yang sudah hadir. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” kata Hidayat. (gk-18)
