Halo, teman-teman.
Di waktu luang pemulihan pasca pertandingan, saya menyempatkan untuk menyampaikan beberapa pendapat saya tentang pertandingan kemarin. Tapi sebelum ke sana, saya sangat senang akhirnya sepak bola kembali. Senin (22/3) kemarin adalah pertandingan pertama saya setelah satu tahun tanpa sepakbola. Bayangkan, pertandingan terakhir saya dan teman-teman Persija Jakarta adalah 14 Maret 2020.
Saya merasa sangat bahagia dan diberkati dapat melakukan apa yang paling saya sukai lagi. Saya telah berlatih selama satu tahun sendirian. Setiap hari. Berlatih untuk menjadi tetap terjaga kondisi, lebih baik, lebih bugar, lebih cepat, dan lebih kuat. Berlatih untuk menjadi versi diri saya yang lebih baik.
Dan, menurut saya itu tidak mudah. Sebab, satu-satunya motivasi datang dari diri saya sendiri. Setiap hari sebisa mungkin saya memompa motivasi diri untuk terus tetap berlatih.
Kemarin, "binatang buas itu akhirnya dilepaskan" dan saya akhirnya berada di medan perang lagi. Selama 90 menit, bugar dan percaya diri, serta bebas cedera. Namun, hasilnya memang tidak seperti yang saya harapkan. Tetapi, yang paling penting adalah tetap mengambil sisi positifnya.
Tim dan semua pemain membutuhkan waktu. Kami baru saja bersama selama dua minggu persiapan. Pemain bagus, tidak otomatis berarti tim yang bagus. Tim yang baik dibangun dengan latihan, kerja sama dan kerja keras. Dan paling penting jangan lupa: Keyakinan.
Banyak pekerjaan di depan, tapi kami sangat siap untuk itu!


