Sebuah klub mengintensifkan pergerakannya untuk merekrut Rafael Leao, setelah mengirim para pejabatnya ke Italia guna melakukan negosiasi langsung dengan Milan dan perwakilan sang pemain, di tengah ketertarikan pula dari Galatasaray dan Benfica.
Baik jaringan "Sport Italia" maupun pakar bursa transfer asal Turki, Yagiz Sabuncuoglu, menegaskan bahwa pesawat yang membawa direktur Cihan Kamer dan sejumlah pejabat Fenerbahce telah mendarat pada Senin malam ini di bandara Milan.
Misi delegasi Fenerbahce adalah membahas nilai transfer dan syarat-syarat pribadi dengan manajemen Milan serta lingkaran Rafael Leao.
Berbagai laporan menyebutkan bahwa Fenerbahce ingin merekrut Leao dengan nilai maksimal 40 juta euro, angka yang merupakan batas minimal yang mungkin diterima Milan, hanya saja Rossoneri menolak menuntaskan transfer dalam format pinjaman dengan opsi pembelian.
Sang pemain masih menjalani masa liburannya setelah keikutsertaan timnas Portugal di Piala Dunia, di mana ia berada di Brasil untuk mempromosikan merek pakaian miliknya sendiri.
Leao bersiap untuk bergabung dengan tur pramusim Milan menjelang musim baru di Australia, dan dijadwalkan akan terbang langsung ke sana pada akhir pekan ini, kecuali ia mencapai kesepakatan mengenai kepindahannya sebelum itu.
Baik Milan maupun sang pemain sama-sama menyadari bahwa perpisahan di antara mereka akan terjadi selama periode transfer musim panas saat ini, tetapi tawaran-tawaran yang dinantikan belum datang sebagaimana yang diharapkan, karena minat serius sejauh ini hanya terbatas pada klub-klub Liga Turki.
Baik Galatasaray maupun Benfica menunjukkan ketertarikan untuk merekrut sang pemain, dengan catatan bahwa klub Portugal itu bergerak lebih agresif setelah negosiasinya dengan bintang berstatus bebas transfer Mohamed Salah menemui jalan buntu, hanya saja Fenerbahce menjadi klub pertama yang mengirim para pejabatnya secara langsung ke Italia untuk memulai negosiasi.




