Sebuah tim yang bermaterikan kumpulan robot bakal siap menantang dan mengalahkan tim manusia yang menjadi juara Piala Dunia pada 2050 mendatang, demikian klaim seorang profesor.
Teknologi memang sudah menjamah dunia sepakbola, yang terbaru adalah Video Asisten Wasit (VAR). Dan sejak itu, orang-orang mulai mempertanyakan sejauh mana teknologi akan berkembang dalam olahraga kulit bundar.
Berbicara melalui Daily Star, setelah turnamen RoboCup pada musim panas kemarin, profesor Maurice Pagnucco mengungkapkan rencananya ke depan adalah menciptakan tim robot yang akan bisa bersaing dengan manusia.
"Pada pertengahan abad ke-21, sebuah tim yang sepenuhnya dihuni robot-robot humanoid mandiri mungkin bisa memenangkan pertandingan sepakbola, sesuai dengan aturan resmi FIFA, melawan pemenang Piala Dunia," ungkap Pagnucco.
RoboCup merupakan turnamen tahunan yang mempertemukan robot-robot dalam pertandingan sepakbola dan telah berjalan sejak 1996.
Edisi tahun ini berlangsung pada musim panas lalu di Sydney, Australia dan Pagnucco memberi penjelasan tentang tujuan diadakannya turnamen tersebut.
"Kompetisi mendorong kemajuan dalam teknologi. Apa yang kita pelajari dari robot yang bermain sepakbola atau menavigasi labirin dapat diterapkan pada industri dan membantu kita memecahkan masalah nyata yang ada di dunia."
Jika prediksi sang profesor terwujud, maka masih ada lebih dari 30 tahun lagi bagi tim-tim manusia untuk bersiap menghadapi tantangan terbaru, atau delapan Piala Dunia lain setelah terakhir Prancis menjadi kampiun 2018 lalu.
