Manajemen Negeri Sembilan FC hari ini secara resmi menyatakan mundur dari Piala Malaysia 2021 setelah 20 pemain dan empat ofisial dinyatakan positif terpapar COVID-19.
Padahal, Negeri Sembilan yang diperkuat mantan bek Arema FC Arthur Cunha mengawali Piala Malaysia dengan hasil lumayan. Setelah mengalahkan Kelantan United 1-0, Negeri Sembilan selanjutnya dibekap Melaka United 2-0. Mereka kini berada di peringkat tiga klasemen sementara Grup C.
Tanda-tanda hampir seluruh skuad Negeri Sembilan terpapar COVID-19 sudah mulai muncul sejak dua hari lalu. Saat itu, Negeri Sembilan membatalkan pertandingan uji coba melawan Kuching City sebagai persiapan menghadapi matchday ketiga Piala Malaysia melawan Kedah Darul Aman pada pekan depan.
“Empat ofisial dan 20 pemain Negeri Sembilan telah dinyatakan positif dijangkiti COVID-19. Mereka wajib menjalani karantina di rumah, serta dipantau selama sepuluh hari oleh pihak kementerian kesehatan Malaysia,” demikian pernyataan manajemen Negeri Sembilan melalui media sosial mereka.
“Untuk memastikan keselamatan semua pihak, dan menjaga saran yang diberikan dokter tim, NSFC ingin meminta maaf kepada pendukung tim karena ini juga menyebabkan pembatalan pertandingan persahabatan melawan Kuching City FC yang seharusnya dilaksanakan pada 20 Oktober 2021.”
“Tim Negeri Sembilan FC tidak akan bisa melanjutkan sisa kompetisi Piala Malaysia musim 2021. NSFC juga berharap para pendukung memberikan dukungan dan doanya untuk kesejahteraan para pemain dan ofisial tim.”
Sementara operator kompetisi Malaysia Football League (MFL) telah menerima surat resmi dari manajemen Negeri Sembilan mengenai situasi yang mereka hadapi. CEO MFL, Stuart Ramalingam, berharap agar klub lain lebih memperketat pelaksanaan protokol kesehatan.
“Dokter tim Negeri Sembilan dalam surat pemberitahuan telah menjelaskan, ofisial dan pemain yang positif akan mendapatkan beberapa efek samping akibat infeksi COVID-19, antara lain penurunan tingkat kebugaran fisik, dan efek detraining, gejala pascainfeksi COVID, kompilasi kardiovaskular, dan kompilasi medis lainnya,” tutur Stuart.
Stuart mengatakan, situasi ini membuat MFL akhirnya mengeluarkan keputusan untuk memberikan kemenangan walk-over (WO) 3-0 kepada tim yang menjadi lawan Negeri Sembilan di empat laga tersisa.
“Merujuk kepada pasal 13: Kepatuhan terhadap SOP Penyelenggaraan Malaysia Cup 2021, jika ada ofisial atau pemain yang dinyatakan positif COVID-19, dan harus menjalani karantina 14 hari yang ditetapkan Kemenkes agar klub tidak bisa menjalani latihan dan mengikuti kompetisi, maka pertandingan yang melibatkan klub akan dibatalkan, dan dihitung 0-3,” jelas Stuart.

