Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
AncelottiGetty Images

Diterjemahkan oleh

16 Perubahan: Ancelotti Resmi Coret Para Pemain Senior dari Skuad Brasil

  Pelatih Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti, mengumumkan daftar pemain pertama timnya sejak kekecewaan di Piala Dunia, yang memuat banyak kejutan.

Timnas Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar, setelah kalah dari Norwegia dengan skor 1-2.

Surat kabar "AS" menulis: "Era baru Carlo Ancelotti di Brasil dimulai di sini. Pelatih Italia itu mengumumkan daftar 26 pemain yang akan membela Seleção pada fase baru ini, yang dibuka dengan menghadapi Australia (dalam dua pertandingan) dan India selama jeda internasional mendatang".

 Daftar tersebut memuat banyak kejutan, dengan hadirnya 8 pemain untuk pertama kalinya, yaitu: Pedro Moresco, Otavio, Arthur Dias, Jair Cunha, Matheuzinho, Mauro Junior, Breno Bidon, dan Gabriel Bontempo.

 Sementara pemain lain kembali setelah absen pada Piala Dunia terakhir, seperti Estêvão, André Santos, dan João Pedro.

 Dan kini, tanpa penjaga lama, yang menyaksikan kepergian 16 pemain, Ancelotti melakukan revolusi pada daftar timnas Brasil dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2030.

Brasil bersiap untuk memulai era baru, setelah kepergian sejumlah pemain inti lainnya usai gelaran Piala Dunia yang "menjadi bencana", terutama: Neymar, Danilo, Casemiro, Fabinho, Alex Sandro, Alisson, dan Ederson.

 Timnas Brasil bukanlah kandidat juara Piala Dunia, tetapi mereka bercita-cita mencapai fase lanjutan. Harapan itu pupus setelah dua gol yang dicetak Haaland di babak 16 besar.

 Dan sejak saat itu, negara tersebut mengalami kemunduran yang mendalam. Banyak program yang menganalisis penyebab kegagalan tersebut dan siapa yang akan diberi tugas untuk mengembalikan keadaan seperti semula mulai September.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

Era Ancelotti yang sesungguhnya

Federasi Sepak Bola Brasil memutuskan untuk memulai dari awal, dan dengan alasan yang kuat. Mereka menyatakan pada musim panas: "Kini era Ancelotti yang sesungguhnya dimulai". Dengan lembaran putih, dan tanpa komitmen apa pun, pelatih Italia itu berupaya membangun timnya untuk empat tahun mendatang, hingga Piala Dunia di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Ia ingin memadukan pengalaman dengan bakat-bakat baru yang muncul dengan gemilang.

Pelatih itu memasukkan sejumlah kejutan dalam daftar awal timnasnya setelah rangkaian pertandingan yang mencakup laga di kedua sisi Samudra Atlantik. Ia berfokus pada pemain-pemain berbakat, khususnya mereka yang mampu memberi kontribusi secara individu maupun kolektif.

Karena itulah, sejumlah pemain dicoret, seperti Kaua Elias (Shakhtar), André (Corinthians), Souza (Porto), Kevin (Fulham), dan Kaike (Como). Namun ketidakhadiran mereka dalam daftar ini tidak serta-merta berarti mereka tak mampu memesan tempat di masa depan, sebab tim kepelatihan menaruh harapan besar pada kegemilangan mereka pada akhirnya.

Namun jelas bahwa timnas Brasil ini adalah milik Vinicius Junior dan Raphinha. Kedua pemain Real Madrid dan Barcelona itu akan diberi tugas memimpin Brasil pada fase baru ini, sebagai dua figur utama dalam skuad Ancelotti.

Pada Piala Dunia di Amerika Serikat, Neymar menegaskan bahwa keduanya adalah pewarisnya, dan kini keduanya duduk di takhta para raja, takhta Pelé, Romario, Garrincha, Socrates, Ronaldo, dan Ronaldinho.

Selain itu, "Carletto" menegaskan bahwa pemain yang kini akan memikul tanggung jawab untuk meningkatkan levelnya adalah Endrick. Di tengah ketiadaan penyerang murni yang pasti, pelatih Italia itu melihat sosoknya sebagai salah satu pemimpin masa depan di era baru.

Ancelotti berkata: "Benar bahwa kami mencoba banyak penyerang tahun ini. Situasinya jelas, kami memiliki banyak pemain muda yang sangat berbakat, dan kami harus mendukung perkembangan mereka. Salah satunya sudah sangat dikenal: Endrick. Kami memiliki penyerang lain yang tampil hebat, dan ada pula yang dicoret dari skuad. Kami memiliki alternatif yang baik, tetapi Endrick akan menjadi pemain penting bagi Brasil di masa depan".

Berikut daftar yang diumumkan Ancelotti:

Penjaga gawang: Hugo Souza (Corinthians), Moresco (Coritiba), Otavio (Cruzeiro).

Belakang: Arthur Dias (Athletico-PR), Douglas Santos (Zenit), Gabriel Magalhães (Arsenal), Jair (Nottingham Forest), Marquinhos (Paris Saint-Germain), Matheuzinho (Corinthians), Mauro Junior (PSV Eindhoven), Vitor Reis (Manchester City), Wesley (Roma).

 Tengah: André Santos (Manchester United), Breno Bidon (Corinthians), Bruno Guimarães (Arsenal), Danilo Santos (Botafogo), Douglas Luiz (Juventus), Gabriel Bontempo (Santos)

Depan: Endrick (Real Madrid), Estêvão (Chelsea), João Pedro (Chelsea), Pedro (Flamengo), Raphinha (Barcelona), Ryan (Bournemouth), Samuel Lino (Flamengo), Vinicius Junior (Real Madrid).

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora


Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google