thumbnail Halo,
Kartu merah yang diterima Coulibaly Jibril membuat permainan Barito Putra limbung

Kartu Merah Bikin Taktik Barito Putra Berantakan

Kartu merah yang diterima Coulibaly Jibril membuat permainan Barito Putra limbung

Antara

Barito Putra sempat memberikan perlawanan di babak pertama, namun kedodoran di babak kedua.


GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK

Asisten manajer Barito Putra Muhammad Arifin menilai kartu merah terhadap Coulibaly Djibril membuat strategi permainan tim Laskar Antasari menjadi berantakan saat ditekuk Gresik United 2-0 di Stadion Petrokimia kemarin.
 
Barito Putra harus bermain dengan sepuluh orang setelah wasit Maulana Nugraha mengusir Djibril ke luar lapangan, menyusul aksinya memukul Diogo Santos pada menit ke-11. Kehilangan roh permainan ini membuat penampilan Barito Putra limbung.
 
“Game plan kami berantakan sejak Djibril dikeluarkan wasit. Baik zona marking maupun man to man marking yang kami terapkan, menjadi tidak sesuai dengan harapan. Kami memang mampu menahan Gresik, tapi itu hanya di babak pertama saja. Di babak kedua, Gresik berhasil memanfaatkan kekurangan kami,” ungkap Arifin kepada Goal Indonesia.
 
Dalam laga ini, Barito memang mampu mengakhiri paruh pertama dengan skor kacamata alias 0-0. Namun di babak kedua, permainan mereka terpancing mengikuti ritme yang dikembangkan para pemain tim tuan rumah.
 
“Kami putuskan untuk total bermain bertahan usai bermain dengan sepuluh pemain. Namun, sekuat-kuatnya pertahanan kami, akhirnya bisa ditembus juga oleh Gresik. Konsentrasi dan fokus permainan kami menurun di babak kedua, dari sini lah kami akhirnya kebobolan dua gol,” jelasnya.
 
Sementara itu, pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro mengatakan, kesuksesan timnya kali ini berkat kesabaran para pemain Laskar Joko Samudro dalam mengobrak-abrik pertahanan, serta menunggu celah yang ditinggalkan para pemain Barito.
 
Pancingan mengajak skuat Barito bermain lebih terbuka berhasil. Ketika Barito sudah memainkan pola terbuka, skuat Laskar Joko Samudro mengambil inisiatif serangan melalui penetrasi dari kedua sayap, yang dikombinasikan dengan umpan-umpan crossing.
 
“Kami memiliki para pemain sayap yang cepat. Dari sini lah, kami bisa menusuk pertahanan Barito yang bermain terbuka di babak kedua. Saya sangat berterima kasih atas kerja keras semua pemain yang telah sabar dalam menunggu momen,” papar Widodo.
 
Pada kesempatan yang sama, Widodo sangat menyesalkan aksi Djibril. Menurutnya, sebagai pemain asing yang didatangkan dengan tujuan pembelajaran bagi para pemain lokal dan penonton, seharusnya tindakan itu tidak perlu terjadi.
 
“Ke depan, saya tekankan kepada seluruh pemain untuk memberikan contoh yang baik di lapangan. Apalagi mereka itu pemain asing yang diharapkan bisa menjadi contoh. Kita ini bertanding ditonton banyak orang, jadi sudah sepantasnya bila memberikan sebuah contoh yang baik,” tutur Widodo.
 
Raihan tiga angka, membuat Gresik United berada di peringkat kesembilan, usai mengoleksi 44 poin dari 32 laga yang telah dijalani. Raihan poin Gresik United sama dengan perolehan Persiram Raja Ampat dan Persisam Samarinda, tapi kalah dalam jumlah selisih gol. Sedangkan kekalahan, membuat Barito Putra tertahan di posisi keenam dengan koleksi nilai 50 dari 32 laga. (gk-43)


Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait