Daniel Roekito Kaget Lihat Penampilan Para Pemainnya

Daniel tidak meyangka skuat asuhannya mampu mempermalukan Sriwijaya FC.

GOALLIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   MADURA   

Tamparan telak didapat tuan rumah Sriwijaya FC dari Persepam Madura United. Sebab, bermain di kandang sendiri, di Stadion Jakabaring, mereka justru digelontor empat gol tanpa balas oleh skuat Persepam, Senin (15/7) malam WIB.

Atas pencapaian ini, pelatih Persepam Daniel Roekito mengaku kaget. Ia tidak meyangka sebelumnya, jika skuat asuhannya mampu mempermalukan Sriwijaya FC di kandangnya sendiri dengan skor telak.

“Saya sendiri sampai kaget atas semangat bermain, yang ditunjukkan oleh para pemain. Bagi saya pribadi, ini adalah kemenangan yang sangat berharga, dan semoga dapat terus berlanjut ke pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ungkap Daniel kepada Goal Indonesia.

Saat disinggung lebih lanjut, mengenai kira-kira faktor apa yang membuat para pemain Persepam bermain trengginas dalam laga tersebut, Daniel mengatakan dirinya tidak mengetahuinya secara pasti. Karena yang ia tahu selama ini, sulit bagi tim lawan meraih kemenangan atas Sriwijaya FC jika bermain di Jakabaring. Apalagi, mental bertanding para pemain Persepam sendiri kurang begitu stabil.

"Bisa jadi, karena ada motivasi tambahan. Karena beberapa pemain kami, merupakan mantan pemain Sriwijaya FC yang dalam tanda kutip dibuang," paparnya.

Tercatat, ada dua nama skuat Persepam yang dulunya sempat mengadu peruntungan dan gagal bersinar di tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut. Mereka adalah, Slamet Riyadi dan Ali Khadaffi. Slamet memang tidak bermain dalam laga tersebut, namanya bahkan tidak ada dalam line up. Sementara Ali Khadaffi, menjadi aktor sentral di lini tengah Persepam, bersama dengan Busari dan Ishak Djober.

“Soal cara main, saya memang instruksikan kepada para pemain untuk bermain disiplin dan menunggu kesalahan lawan. Dan ternyata keputusan ini sesuai dengan kenyataan di lapangan, di mana para pemain lawan banyak melakukan kesalahan, yang akhirnya bisa kami manfaatkan dengan baik," terang Daniel.

Dalam laga ini, empat gol bagi Persepam masing-masing disumbang oleh Busari, Jean Alain Mosley N'kong, dan dua gol lainnya oleh Zaenal Arif. Busari mengawali pesta tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut pada menit ke-25, memanfaatkan umpan matang yang disodorkan oleh Ishak Djober.

Selanjutnya, Jean Alain Mosley N'kong memanfaatkan kesalahan antisipasi yang dilakukan oleh Dong-Won saat mengawalnya, untuk menjebol gawang tuan rumah pada masa injury time babak pertama. Gol yang lantas menutup babak pertama dengan skor 2-0 bagi keunggulan Persepam.

Memasuki babak kedua. Sriwijaya FC yang bertekad mengejar ketertinggalan, justru dikejutkan gol cepat Persepam melalui Zaenal Arif, saat pertandingan babak kedua baru berjalan empat menit. Striker yang juga menjabat sebagai kapten tim Persepam ini, sukses memanfaatkan kesalahan pemain belakang Sriwijaya FC yang tidak sempurna dalam membuang bola.

Seakan belum puas, lagi-lagi Zaenal Arif menambah pundi-pundi golnya melalui sontekan kerasnya dari dalam kotak penalti. Memanfaatkan serangan balik cepat, mantan striker timnas Indonesia tersebut menggenapi keunggulan Persepam menjadi 4-0 pada menit ke-55. Sungguh di luar dugaan, bagaimana tim promosi asal Madura tersebut sanggup membantai juara bertahan Indonesia Super League (ISL) di kandangnya sendiri.

Raihan tiga angka, membuat Persepam merengsek jajaran sepuluh besar klasemen sementara. Dengan 37 poin yang dikumpulkan, kini capaian Laskar Sapeh Kerap menyamai perolehan poin tiga tim di atasnya. Sementara Sriwijaya FC, tidak bergerak dari posisi empat besar dengan perolehan 53 poin. (gk-43)



Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League