thumbnail Halo,

Persepam gagal total di tiga laga away-nya saat awal kompetisi.


LIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI     MADURA    
Secara perlahan namun pasti, para punggawa Persepam Madura United (P-MU) mulai menunjukkan kualitasnya, jika mereka juga mampu bersaing dengan kontestan lain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13.

Dua kemenangan beruntun di kandang sendiri atas Persiram Raja Ampat (2-1) dan Persidafon Dafonsoro (2-0) menjadi bukti awal, bila mereka kini sudah berada di track yang benar. Kondisi yang bisa dibilang sangat berbalik, saat mereka baru menapaki kompetisi. Kala itu, mereka dipaksa ‘gigit jari’ saat melakoni tiga away beruntun.

"Saya puas dengan permainan Persepam kali ini, karena semua personel bisa bermain dengan maksimal dan bekerja sama dengan baik. Secara umum, para pemain kini sudah bisa menjalankan taktik dengan baik," ungkap pelatih Persepam Daniel Roekito kepada GOAL.com Indonesia.

Persepam memang gagal total di tiga laga away-nya saat awal kompetisi. Dihancurkan Persela 4-0 di Lamongan, skor yang sama terjadi kala mengunjungi Stadion Mandala markas Persipura Jayapura, dan kalah 2-0 atas tuan rumah Persiwa Wamena, jadi indikasi. Dan Daniel memang tak memungkiri hal itu.

“Sebelumnya para pemain masih dalam tahap adaptasi, banyak pemain anyar yang baru gabung. Selain itu juga, pada saat itu para pemain juga masih kerap melakukan kesalahan mendasar dan kurang komunikasi, tapi untunglah semua itu perlahan dapat kami perbaiki,” papar mantan arsitek Persik Kediri dan Persib Bandung tersebut.

Kristian Adelmund, Zaenal Arif, dan terakhir Osas Marvelous Saha, seiring dengan berjalannya waktu, mulai mencatatkan namanya dalam papan skor. Zaenal Arif dan Kristian Adelmund menjadi sosok pencetak gol kala bersua Persiram, sementara Osas Saha menjadi aktor kemenangan atas Persidafon.

“Saya bersyukur, Osas akhirnya mampu memenuhi janjinya untuk mencetak gol saat lawan Persidafon. Tak hanya satu, tapi ia sukses mencetak dua gol. Dan saya berharap, ia dapat terus mempertahankan ketajamannya pada laga-laga selanjutnya,” sambung Daniel.

Sebelum laga kontra Persiram, Osas yang kini tengah menunggu pengesahan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), memang berjanji bakal tampil habis-habisan dan siap mengakhiri masa pacekliknya.

“Dalam hati kecil saya memang sudah ada tekad, untuk bisa mencetak gol ke gawang Persiram. Saya ingin terus memberikan yang terbaik kepada Persepam dan para pendukung, maaf bila sebelumnya saya tampil tidak maksimal. Next, saya ingin terus cetak gol bagi Persepam,” kata Osas Saha.

Ungkapan tekad yang sama, juga dilontarkan oleh penyerang Persepam Zaenal Arif. Eks striker Persib Bandung dan Persita Tangerang ini pun sudah bersiap terus mencetak gol dan memberikan penampilan yang terbaik bagi tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut dan para pendukungnya.

“Sebagai pemain profesional, saya dituntut harus memberikan yang terbaik bagi setiap tim yang saya bela. Itu juga berlaku bagi Persepam, meski usia tidak lagi muda, tapi saya sudah siap dan akan terus berusaha untuk berkontribusi maksimal di sini,” ujar Zaenal.

Pada laga selanjutnya, Persepam akan ditantang oleh tuan rumah Barito Putera, pada Selasa (19/2) mendatang. Ini adalah pertarungan dua tim promosi ISL musim 2012/13, karena kedua tim sama-sama baru naik ‘kasta’ musim ini. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait