thumbnail Halo,

Doli mengaku sulit mengatur jadwal sebagai CEO dan kesibukannya di luar PSMS.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Manajemen PSMS LPIS mengalami perombakan di tengah persiapan menuju kompetisi yang belum dimulai. Sang Chief Executive Officer (CEO), Doli Siregar, memilih mengundurkan diri dari manajemen PSMS. Doli yang hingga sampai mengundurkan diri belum menerima SK sebagai CEO ini, mengaku sulit mengatur jadwal sebagai CEO dan kesibukannya di luar PSMS.

"Alasan utama saya adalah keterbatasan waktu, saya enggak pernah bisa aktif dalam urusan PSMS karena pekerjaan saya. Sampai saat ini pun sebenarnya saya belum diangkat jadi CEO, karena SK [surat keputusan] belum ada, dan karena pertimbangan waktu yang tidak ada, saya tolak," ujar mantan manajer PSMS IPL musim lalu ini kepada GOAL.com Indonesia, Senin (4/2).

Meskipun belum punya SK, Doli mengaku sudah menjalankan tugas dan fungsi sebagai CEO, namun tidak bisa total lantaran pekerjaan lain.

"Saya pribadi seperti enggak pernah bertanggung jawab dan saya tidak pernah hadir. Kalau saya tetap bertahan, enggak enak saya secara pribadi. Masalah waktu saja ini, tapi di pengurus saya tetap.  Mungkin di tim sementara ini jangan dulu karena waktu yang tidak mungkin dibagi ke mana-mana," bebernya.

Sedangkan, ketua umum PSMS LPIS Benny Sihotang mengatakan, sebelum memberikan SK kepada Doli, dirinya mendengar langsung kabar, Doli menginginkan mundur.

"CEO itu kami pilih, kami  komunikasi dengan beliau. Awalnya beliau setuju, tapi waktu penandatanganannya beliau langsung datang ke kami. Beliau mohon tidak ikut di dalam manajemen tim," jelas Benny.

Pascamundurnya Doli, Benny menegaskan sudah memiliki nama kandidat pengganti mengisi posisi tersebut.

"Kami sudah ada figurnya. Besok mudah-mudahan akan ketemu beliau," timpalnya. Benny enggan menyebutkan calon pengganti Doli, hanya dia memberikan petunjuk perihal figur pengganti ini sudah pernah bergabung dalam susunan pengurus PSMS di masa lalu dan seorang pengusaha di Medan. Satu nama mencuat dan disebut-sebut sebagai pengganti Doli yakni Benny Basri.

"Sudah pernah dia di PSMS, pengusaha yang berdomisili di Medan. Besok [Senin kemarin] ketemu beliau," ungkapnya.

Medibest Bantu 1000 Kaos Untuk Suporter PSMS

Sementara itu, masih dari PSMS LPIS, sebuah Produsen alat kesehatan Medibest memberikan sumbangan 1.000 kaos untuk suporter PSMS LPIS kepada manajer PSMS Yohana Pardede di Restoran Dr’s Koffie, Senin.

"Kami pikir, suporter mendukung kemajuan olahraga di Indonesia, dan kami berpikir bisa membantu apa. Makanya 1000 kaos kami siapkan. Kami pilih PSMS karena memang PSMS dengan nama besarnya. Dari bidang kesehatan, kami mendukung anti dopping juga. Di sisi lain, kesehatan erat kaitannya dengan olahraga. Sepakbola itu paling digemari. Kami selain mendukung kegiatan sosial yang ada, olahraga merupakan  salah satu yang kami utamakan lewat moto kami, 'Together we build a healthier world' (bersama membangun dunia yang lebih baik," beber Managing Director PT Medibest, Leo Reuben.

Untuk saat ini, dukungan masih seputar kepada suporter PSMS, Leo menegaskan bisa saja kemudian pihaknya menjadi sponsor tim.

"Manajemen PSMS memberikan niatan yang baik, bisa saja hal ini mengerucut ke arah itu [sponsor]," timpalnya.

Yohanna Pardede menambahkan pihaknya akan menyerahkan sumbangan kaos tersebut kepada suporter. Menurutnya, kehadiran suporter di klub sepakbola memberikan sumbangsih yang besar untuk PSMS.

"Untuk saat ini sponsor masih untuk supporter, tapi bisa saja mengarah menjadi sponsor buat PSMS,” pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait