thumbnail Halo,
Lawan Pro Duta, Timnas Fokus Pertahanan & Serangan Balik

Lawan Pro Duta, Timnas Fokus Pertahanan & Serangan Balik

Antara

Nil mengatakan akan fokus pertahanan dan maksimalisasi serangan balik. Menurutnya ini untuk menghadapi lawan di Pra Piala Asia Irak yang punya pemain-pemain dengan postur tinggi.


LIPUTAN    NINA RIALITA     DARI     MEDAN   
Pelatih Timnas Senior, Nil Maizar akan memanfaatkan laga simulasi lawan Pro Duta untuk pemantapan semua lini, Sabtu (9/1) di Stadion mini Universitas Sumatera Utara (USU).

Nil mengatakan akan fokus pertahanan dan maksimalisasi serangan balik. Menurutnya ini untuk menghadapi lawan di Pra Piala Asia Irak yang punya pemain-pemain dengan postur tinggi. "Seperti yang sudah saya bilang, melawan Pro Duta, kami simulasi pertandingan  ketika menghadapi Irak. Kami coba simulasikan bagaimana kami bisa bertahan, bagaimana menyerang. Apa yang harus dilakukan jika kalah bola, dan apa yang harus dilakukan kalau menang bola," jelasnya usai latihan.

"Melawan Irak dengan postur pemain yang rata-rata tinggi, kecepatan kiri-kanan bagus, penyerangnya juga agresif, jadi kami fokus di pertahanan empat di belakang dan empat di depan (gelandang)  kalau saat bertahan. Apa yang harus dilakukan kalau mendapat bola," timpalnya.

 "Dari bertahan, kami segera melakukan yang namanya defend to attack,  cepat. Dari bertahan ke menyerang itu cepat supaya cetak gol," lanjutnya.

Nil memang sangat berharap simulasi ini berakhir untuk kepentingan timnya. "Kemarin kami sudah diskusi dengan  Beto (julukan Roberto Bianchi) dan dia membantu kami. Jadi mudah-mudahan pertandingan itu sasarannya dicapai," jelas mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Dalam latihan Jumat pagi, Nil mempersingkat durasi latihan yang tuntas dalam satu jam. "Ya ini latihan low intensity (intensitas). Ada high dan low, dan H (hari) minus dua dan  minus satu itu intensitas latihan kami turunkan,  hari ini latihan ringan, sore free untuk menghadapi pertandingan. Alhamdulillah kondisi pemain juga bagus," ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih Pro Duta Roberto Bianchi akan berusaha memaksimalkan kekuatan skuatnya. "Kami akan kolaborasi dengan tim nasional. Dan kami berusaha untuk memaksimalkan kemampuan kami, karena bermain tandang ke Irak tidak akan nyaman. Makanya, kami akan bermain press seperti Irak agar timnas terbiasa," ungkapnya.

Menghadapi timnas, pelatih yang akrab disapa Beto ini akan menurunkan skuat terbaiknya yang diisi pemain mudanya. Di barusan Yudha Ananta di posisi kiper. Di posisi bek ada Herdiansyah, Suyatno, dan M Rifqi. Di barisan gelandang akan turun Faisal Azmi, Agus, Abdul Majid dan Rahmad. "Untuk posisi striker akan kami turunkan  Yusuf atau  Ghozali dan Arif atau Tino," ungkapnya.

Beto meyakini tidak akan kesulitan memeragakan gaya main Irak. "Kami akan bermain dengan sistem pertandingan yang sama, karena Irak punya sistem yang sama hanya dengan pemain-pemain dan kondisi berbeda. Tapi kami akan bermain menekan seperti Irak bermain," ungkapnya.

"Kami tahu bahwa timnas akan bisa menghadapi tim yang agresif dengan pertahanan yang baik," pungkas pelatih warga negara Spanyol tersebut. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait