thumbnail Halo,

Dua kekalahan di babak penyisihan Grup B turnamen IIC 2012, membuatnya kelemahan tim terlihat.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  MADURA    
Catatan terus dilakukan oleh jajaran pelatih dan manajemen Persepam Madura United (P-MU), dalam turnamen pra-musim Inter Island Cup (IIC) 2012. Jauh hari pelatih dan manajemen Persepam telah mengisyaratkan takkan melihat hasil dalam turnamen ini, karena mereka menilai ajang ini adalah persiapan buat mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13.

Karena itu, beberapa pemain yang dinilai kurang berkontribusi kepada tim di ajang kali ini, harus siap-siap menerima putusan takkan dikontrak oleh manajemen. Sebelumnya, sudah ada sekitar tujuh pemain yang ‘dipulangkan’ termasuk Shinji Kaneko, karena dinilai kurang memberikan kontribusi kepada tim berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut.

“Untuk pemain, sampai saat ini belum ada yang resmi dikontrak, semua masih dalam rancangan alias pra-kontrak. Jadi apabila ada pemain yang tidak bagus dan kurang memberikan kontribusi pada tim, akan kami buang. Kami akan datangkan pemain yang lebih baik," terang pelatih kepala Persepam Mustaqim kepada GOAL.com Indonesia.

Menurut mantan pelatih tim sepakbola Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004 tersebut, saat ini lini belakang Persepam cukup rapuh sehingga harus menelan dua kekalahan secara beruntun di ajang IIC 2012.

“Kekurangan kita berada di poros. Seperti lini belakang yang tidak punya stopper tangguh, yang mengakibatkan kami banyak dipermainkan penyerang tim lawan. Ini masalah yang akan kami benahi, sebelum ISL dimulai," tandasnya.

Meski begitu, Mustaqim mengaku tidak berkecil hati. Justru dua kekalahan di babak penyisihan Grup B turnamen IIC 2012, membuatnya tahu kekurangan yang ada di tim saat ini. Sebelumnya, Persepam menelan kekalahan dari Persib Bandung dan Persidafon Dafonsoro di turnamen kali ini.

“Saya minta kepada para suporter untuk bersabar. Jangan melihat hasil dulu. Dua pertandingan kemarin justru membuat kita sadar, bahwa masih banyak kekurangan yang harus dibenahi," harapnya.

Misi itu pula yang digaungkan oleh Mustaqim, sebelum timnya berlaga menghadapi Gresik United di laga terakhir penyisihan Grup B. Karena ia menilai, kemenangan atas Gresik United akan membawa timnya pulang dengan kepala tegak.

“Kami harus menang. Tidak ada kata kalah lagi, kami sudah persiapkan strategi untuk laga nanti (lawan Gresik United, red)" papar Mustaqim.

Pelatih yang juga pernah menjadi arsitek Deltras Sidoarjo tersebut mengaku, tahu banyak soal permainan Gresik United. Apalagi, Persepam sempat menumbangkan anak asuk Suharno tersebut dengan skor tipis 1-0, kala bertemu di Turnamen Bupati Bangkalan Cup (BBC), November lalu.

“Meski Gresik tidak menurunkan kekuatan penuh saat itu, tapi kami sudah tahu banyak tentang mereka. Dan ini menjadi modal penting bagi kami," pungkasnya.

Saat ini Persepam masih berada di dasar klasemen sementara Grup B IIC 2012. Mereka belum mengemas poin sama sekali, sementara calon lawan Gresik United, sudah meraih tiga poin berkat kemenangan atas Persidafon 1-0. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait