thumbnail Halo,

Gelar Pemain Terbaik ISL untuk anak kedua yang akan lahir...

Selama lima musim memperkuat Sriwijaya FC, striker andalan Sriwijaya FC Kieth Kayamba Gumbs sudah mempersembahkan 100 gol untuk tim Laskar Wong Kito pada semua ajang kompetisi. Torehan genap 100 gol yang dicetak Kayamba ini menjadi pelengkap gelar pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Bersama Kayamba, Sriwijaya FC sudah meraih sembilan gelar yaitu juara divisi utama, tiga kali juara Piala Indonesia, gelar Fair Play ISL, juara Inter Island, juara Babel Cup, juara ISL dan terakhir juara perang bintang.

Pada musim pertama memperkuat Sriwijaya FC di tahun 2007, Kayamba mencetak 22 gol dengan rincian 18 gol di liga Indonesia serta empat gol di Piala Indonesia. Kemudian pada musim kompetisi 2008/2009 Kayamba berhasi mencetak 17 gol. Ketajaman Kayamba semakin meningkat pada musim 2009/2010 setelah mencetak 24 gol untuk Sriwijaya FC dengan rincian 14 gol di liga Indonesia, lima gol di Piala Indonesia serta empat gol di Piala AFC.

Sementara musim 2010/2011, Kayamba mampu mencetak 15 gol dimana sepuluh gol berhasil dicetak di kompetisi ISL serta lima gol di Piala AFC dan musim ini Kayamba berhasil menyumbangkan 22 gol yang menggenapi torehan golnya menjadi 100.

Kayamba sendiri lupa sudah berapa banyak gol yang telah diciptakannya.” Saya tidak menghitung secara pasti, mungkin juga sudah 100 gol yang saya persembahkan untuk Sriwijaya FC,” kata Kayamba.

Torehan 22 gol yang dihasilkan Kayamba musim ini, juga menjadi salah satu indikator terpilihnya Kayamba menjadi pemain terbaik ISL mengalahkan Alberto Goncalves dari Persipura dan Gustavo Lopez dari Persela Lamongan.

“Jujur saya sangat senang berhasil meraih gelar pemain terbaik di usia saya yang sudah 40 tahun. Dalam sepakbola, kita harus andalkan otak. Kita pakai kaki 10 persen dan otak 90 persen untuk menghasilkan yang terbaik dan ini yang saya lakukan selama ini,” kata Kayamba.

Tak lupa Kayamba mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pelatih, rekan-rekannya di Sriwijaya FC serta suporter atas dukungannya sehingga dirinya bisa terpilih menjadi pemain terbaik ISL.

Setelah ISL selesai dan pesta arak-arakan rampung, Kayamba memutuskan untuk kembali ke Australia guna menemui keluarga serta menjalani liburan.” Apakah saya tetap bersama Sriwijaya FC atau tidak musim depan, saya serahkan sepenuhnya kepada manajemen,” kata Kayamba.

Dikatakan Kayamba dirinya kembali ke Australia bukan hanya untuk liburan tetapi juga melihat istrinya yang sedang menunggu kelahiran anak keduanya. Saat ini istrinya Lauren sedang hamil sembilan bulan dan berada di Australia. “ Gelar pemain terbaik ISL saya persembahkan untuk anak kedua saya yang akan lahir sebentar lagi,” katanya. (gk-42)

Terkait