thumbnail Halo,

Persebaya menang tipis 3-2 atas Persik. Striker asing, Fernando Soler memborong dua gol. Sedangkan sebiji gol lainnya dicetak Feri Ariawan.

Sukses memastikan langkah ke semi-final Piala Indonesia, Persebaya langsung mengalihkan konsentrasi ke Indonesian Premier League (IPL). Bajul Ijo membidik kemenangan saat dijamu Persiba Bantul, Sabtu (16/6). Menurut pelatih Persebaya Divaldo Alves, tiga poin ini adalah modal berharga untuk menghadapi tuan rumah Persiba.

Dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP, ini, Persebaya menang tipis 3-2. Striker asing, Fernando Soler memborong dua gol. Sedangkan sebiji gol lainnya dicetak Feri Ariawan. Sedangkan dua gol Persik diborong pemain berkulit legam, Oliver Makor.

"Saya rasa hasil hari ini sangat positif untuk meningkatkan mental pemain. Ini adalah modal bagus untuk persiapan pertandingan besok lawan Persiba Bantul," urai Divaldo.

Kemenangan atas Kediri di leg kedua mengantarkan Bajul Ijo lolos ke semi-final Piala Indonesia dengan agregat 6-3. Mat Halil cs akan menghadapi Semen Padang di semi-final.

Sementara itu, pelatih Persik, Joko Malis Mustafa mengaku tak terlalu kecewa dengan kegagalan timnya lolos ke semifinal. Menurutnya, pertandingan lawan Persebaya akan menambah jam terbang pasukannya.

"Dari sisi finishing, kematangan secara individu, Persebaya lebih dari kami," kata mantan pelatih Gresik United ini. Ia mencontohkan peluang Faris Aditama yang membentur mistar gawang. Atau peluang Rendi Syahputra yang tak dapat diselesaikan dengan sempurna. "Mereka anak-anak muda masih perlu jam terbang. Mereka punya prospek bagis," nilai mantan arsitek Persewangi ini.

Joko menambahkan, sebelum pertandingan, ia harus kehilangan bek Anderson da Silva yang memilih hengkang ke Mitra Kukar. "Anderson pergi ke Mitra Kukar secara mendadak. Saya tidak tahu mengapa, mungkin faktor non teknis," aku Joko. Selain itu beberapa pemain tidak dalam kondisi terbaik, seperti kapten M Fatchul yang mengalami flu berat. "Kapten kita dalam kondisi flu, tapi kita paksakan," pungkasnya. (gk-31)