Bagi sebagian penggemar sepakbola, musim panas adalah bagian dari kalender yang paling mereka nantikan, dan itu bukan hanya karena setiap empat tahun sekali diisi oleh Piala Dunia!
Sebaliknya, itu karena berakhirnya musim hanya berarti satu hal: waktunya transfer!
Bursa transfer 2026 sekali lagi terbukti sibuk, dengan sejumlah nama besar melakukan kepindahan bernilai besar sebelum hari terakhir pada 1 September.
Trevoh Chalobah resmi mengakhiri kebersamaannya selama dua puluh tahun dengan Chelsea setelah menuntaskan transfer permanen ke klub Italia, Como. Bek serbabisa itu meninggalkan Stamford Bridge untuk bergabung dengan proyek ambisius yang dipimpin oleh ikon Chelsea, Cesc Fabregas.
Persiapan akhir Brighton & Hove Albion untuk musim baru terguncang oleh pukulan cedera besar yang menimpa Yankuba Minteh. Winger internasional Gambia itu terpaksa ditarik keluar saat Brighton meraih kemenangan meyakinkan atas Roma, membuat pelatih kepala Fabian Hurzeler menghadapi dilema pemilihan pemain menjelang laga pembuka Premier League.
Chief executive Brighton Paul Barber membela keputusan klub mengizinkan striker veteran Danny Welbeck bergabung dengan Chelsea dengan kontrak dua tahun. Pemain berusia 35 tahun itu mengakhiri masa enam tahun yang sukses di South Coast, tempat ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub di Premier League, setelah Brighton memilih untuk tidak menyamai tawaran kontrak dari Chelsea.
Brighton & Hove Albion mendapat pukulan besar menjelang musim 2026-27 setelah kabar bahwa Carlos Baleba mengalami cedera ligamen pergelangan kaki. Pemain internasional Kamerun itu kini harus menepi untuk sementara waktu, membuat pelatih kepala Fabian Hurzeler dipusingkan dalam menentukan pilihan saat kompetisi semakin dekat.
Penyerang Chelsea Joao Pedro mengungkapkan kegembiraannya setelah kedatangan Danny Welbeck di Stamford Bridge, dengan menyebut striker veteran itu sebagai mentor yang telah membentuk kariernya di Inggris. Bintang Brasil itu meyakini mantan pemain Manchester United dan Arsenal tersebut akan menjadi sosok transformatif bagi tim asuhan Xabi Alonso, baik di atas lapangan maupun di ruang ganti.