Pelatih Bayern München, Vincent Kompany, menunjukkan sikap sebagai pecundang yang sportif setelah tersingkir dari Liga Champions oleh PSG — namun ia juga secara jelas mengungkapkan ketidaksepakatannya terhadap interpretasi aturan tangan.
FC Bayern mengalami kekalahan dramatis di semifinal Liga Champions melawan PSG. Pasca pertandingan, muncul pembicaraan tentang "musuh bebuyutan" baru, sang juara bertahan yang "melemah" bahkan "memalukan", yang mengalami "drama handball".
Manuel Neuer mengkritik kurangnya ketajaman Bayern Munich di depan gawang setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Paris Saint-Germain. Meskipun sempat bangkit di menit-menit akhir, raksasa Jerman itu tak mampu membalikkan defisit dari leg pertama, sehingga kiper veteran tersebut pun merenungkan apa yang mungkin saja terjadi.
Harry Kane telah menyamai rekor luar biasa Cristiano Ronaldo di Liga Champions UEFA dengan mencetak gol dalam enam penampilan berturut-turut di babak gugur. Namun, gol bersejarah sang penyerang itu tak cukup untuk menyelamatkan Bayern Munich dari tersingkir. Juara bertahan Paris Saint-Germain melaju ke final berkat kemenangan agregat 6-5, sehingga membuat Kane harus terus menanti gelar juara Eropa yang selama ini sulit diraihnya.
Arsenal bersiap menawarkan kontrak baru yang menggiurkan kepada manajer Mikel Arteta pada musim panas ini, terlepas dari apakah klub tersebut berhasil meraih gelar Liga Premier atau trofi Liga Champions. Petinggi The Gunners telah mengambil keputusan strategis ini pada bulan Maret untuk memastikan masa depannya dalam jangka panjang. Arteta sepenuhnya fokus pada upayanya meraih gelar ganda bersejarah, namun tetap berkomitmen penuh terhadap proyek yang sedang dijalankan saat ini.
Paris Saint-Germain tinggal selangkah lagi untuk mempertahankan gelar Liga Champions mereka setelah menahan imbang Bayern Munich 1-1 pada leg kedua semifinal dan menang dengan agregat 6-5. Setelah laga seru dengan sembilan gol pekan lalu di Parc des Princes, para penonton netral di seluruh dunia berharap dapat menyaksikan laga klasik lainnya antara dua tim yang memiliki barisan penyerang yang luar biasa.
Supporters have a number of opportunities to purchase tickets for matches involving Uruguay, via the FIFA website, between now and the big kick-off in June. The various sales phases differ in terms of purchasing processes, payment methods and ticket products.
To buy tickets, you must visit the official FIFA ticketing portal and register for an account. You can then log in to your FIFA account and check out ticket availability.
Can I buy Uruguay World Cup 2026 resale tickets?
If you are looking for an official and secure way to resell/exchange your FIFA World Cup 26 tickets, the FIFA Resale/Exchange Marketplace is the official channel for doing so. The Marketplace opened in October and be accessed via FIFA.com/tickets.
FIFA World Cup 2026 tickets will also be available from secondary resellers, such as StubHub and Ticombo.
Will there be an opportunity to purchase Uruguay World Cup 2026 tickets directly at the stadium?
No, tickets will not be available for purchase at the stadiums during FIFA World Cup 2026. There will be no over-the-counter ticket sales. FIFA.com/tickets is the official portal for purchasing tickets.
Who has scored the most goals for Uruguay at World Cup Finals?
Uruguay have produced a glittering array of striking talent over the years, including Luis Suarez, Diego Forlan and Edinson Cavani. However, it's Oscar Míguez, who played for La Celeste during the 1950 and 1954 tournaments, scoring eight times, who tops the nation's World Cup finals scoring charts. A more modern-day star, in the shape of Fernando Muslera, holds the no.1 spot in the all-time World Cup appearances for Uruguay though, having played 16 times during three tournaments (2010, 2014 and 2018).