Prediksi Redaksi Goal Indonesia: The Most Energized Team

BagikanTutup Komentar
Menampilkan prediksi redaksi Goal Indonesia tim mana saja yang akan tampil gemilang di Rusia!

Menjelang digelarnya turnamen besar seperti Piala Dunia, paling seru membahas apa yang akan terjadi saat turnamen berlangsung. Pertanyaan yang paling sering diajukan adalah siapa tim yang pantas berdiri di podium juara mengangkat trofi emas perlambang supremasi sepakbola dunia itu?

Redaksi Goal Indonesia telah berkumpul memberikan analisis serta prediksi apa yang bisa saja terjadi selama Piala Dunia digelar sebulan penuh di Rusia. Secara singkat kami membahas kekuatan setiap grup, memprediksi dua tim yang bakal lolos ke babak gugur, tim favorit juara, serta tim yang akan tampil mengejutkan. Simak selengkapnya!

 


GRUP A


 Rusia Arab Saudi Mesir Uruguay

Uruguay yang dipimpin oleh Luis Suarez punya peluang besar untuk melangkah ke fase gugur dengan status juara grup, selain punya skuat yang sarat pengalaman mereka juga diperkuat oleh bintang top dunia seperti Edinson Cavani, Luis Suarez dan Diego Godin.

Satu slot lagi bakal diperebutkan oleh Rusia dan Mesir. Namun, dengan segala hormat, Mohamed Salah dipastikan butuh sentuhan keajaiban untuk berbicara jauh karena skuat Sbornaya dengan pemain andalan seperti Igor Akinfeev, Alan Dzagoev, Aleksandr Kokorin, dan Yuri Zhirkov dipastikan bakal memanfaatkan sebaik mungkin status sebagai tuan rumah. Satu-satunya hal negatif dari Rusia adalah kiprah mereka di dua turnamen akbar sebelumnya jauh dari kata memuaskan.

Arab Saudi boleh gemilang di babak kualifikasi dengan melewati Australia untuk bersanding dengan Jepang namun, besar kemungkinan mereka jadi juru kunci. Skuat The Green Falcon punya skuat yang cukup unik karena tidak memilki pemain yang berkiprah di luar negara sendiri hingga pada Mei lalu Fahad Al-Muwallad beraksi di La Liga dengan jersey Levante. (Gunawan Widyantara)

Prediksi tim yang lolos: Uruguay & Rusia

 


GRUP B


 Portugal Spanyol Maroko Iran

Iran dan Maroko layak gemetar mendapati terundi dengan duo unggulan: Spanyol dan Portugal. Sialnya lagi, utusan Afrika itu baru kembali berkancah di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam dua dekade dan langsung terhimpun dengan dua raksasa Eropa dalam satu grup.

Di atas kertas, La Furia Roja dan Selecao berpeluang besar digdaya di Grup B. Portugal dengan kekuatan andalannya pada diri Cristiano Ronaldo tentu berharap melanjutkan supremasi Euro 2016, sementara Spanyol - yang jadi kampiun 2010 lalu terseok-seok di edisi berikutnya - dengan pemain-pemain berbakatnya akan berusaha menemukan momentum titik balik di 2018.

Iran dan Maroko tampak bakal kesulitan mengimbangi dua seteru beratnya ini. Namun, selalu ada kejutan dalam sepakbola, setidaknya bila melihat fakta bahwa komposisi skuat Maroko sebagian besar dihuni oleh para pemain yang berkompetisi di lima liga top Eropa, termasuk Medhi Benatia-nya Juventus. (Anugerah Pamuji)

Prediksi tim yang lolos: Portugal & Spanyol

 


GRUP C


 Prancis Australia Peru Denmark

Prancis tentu jadi favorit dalam persaingan di Grup C Piala Dunia 2018. Terlepas dari bergelimangnya pemain muda berbakat, sebagian besar penghuni tim inti sempat bermain bersama di final Euro 2012. Kombinasi bakat muda dan kekompakan pun membuat mereka unggul dari Denmark, Peru, dan Australia.

Adapun perebutan tiket yang satunya lagi bakal sengit. Australia bisa jadi kejutan, tetapi Peru dan Denmark lah yang sudah membuktikan diri di level tertinggi. Hanya, performa apik Peru di tangan Ricardo Gareca membuat mereka selangkah lebih depan. Negara Amerika Selatan itu bahkan mampu menahan imbang Argentina, plus menggulung Brasil di kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol. (Yudha Danujatmika)

Prediksi tim yang lolos: Prancis & Peru

 


GRUP D


 Argentina Islandia Kroasia Nigeria

Argentina akan bersaing dengan tiga tim kuda hitam di Grup D, yakni Islandia, Kroasia, dan Nigeria. Argentina, yang gagal di edisi terakhir karena kalah di final di tangan Jerman, punya ambisi ingin membalaskan kekecewaan dan mereka berpeluang kembali melaju hingga ke puncak.

Sementara itu, Islandia, yang finis di perempat-final Euro 2016, bisa memberikan kejutan lagi. Kroasia dan Nigeria juga tidak bisa diremehkan. Yang jelas, persaingan antar tim kuda hitam di grup ini sangat menarik. (Happy Susanto)

Prediksi tim yang lolos: Argentina & Islandia

 


GRUP E


Brasil Swiss Kosta Rika Serbia

Tidak hanya favorit  memuncaki grup ini, Brasil juga merupakan salah kandidat utama juara dunia. Pelatih Tite berhasil memulihkan Selecao pascakejatuhan di era Dunga dengan membangun pertahanan solid sekaligus permainan rancak di lini serang yang bertumpu pada sang bintang utama Neymar.

Satu jatah lagi menuju 16 besar akan melibatkan persaingan ketat antara Swiss dan Serbia. Bentrokan langsung kedua negara Eropa tersebut pada matchday kedua bisa menentukan siapa pendamping Brasil. Terlepas dari kejutan besar mencapai perempat-final di Piala Dunia 2014, Kosta Rika tampaknya bakal kesulitan untuk lolos dari babak penyisihan di Rusia. (Dede Sugita)

Prediksi tim yang lolos: Brasil & Swiss

 


GRUP F


Jerman Meksiko Swedia Korea Selatan

Fakta bahwa juara bertahan dalam dua edisi Piala Dunia terakhir harus tersisih dari fase grup harus menjadi alarm yang membangunkan Jerman dari mimpi. Joachim Low dan pasukannya tak boleh lengah sedikit pun saat melakoni Grup F yang berisikan kontestan tangguh.

Ada Swedia yang sukses menggoreskan tragedi pada sepakbola Italia, Korea Selatan sang jagoan Asia, dan Meksiko yang selalu lolos ke babak gugur sejak 1994. Bagaimanapun, pengalamanlah yang bakal berbicara banyak di turnamen sebesar Piala Dunia. (Sandy Mariatna)

Prediksi tim yang lolos: Jerman & Meksiko

 


GRUP G


Belgia Panama Tunisia Inggris

Malang bagi tim debutan seperti Panama karena terundi satu grup dengan Belgia dan Inggris, mengingat dua negara Eropa tersebut merupakan unggulan utama di Piala Dunia 2018. Hal yang sama juga dirasakan oleh Tunisia yang tergabung dalam Grup G, lantaran perjuangan mereka untuk meramaikan turnamen nanti terbilang berat menyusul absennya penyerang andalan Youssef Msakni.

Belgia dengan generasi emasnya yang dipimpin oleh Eden Hazard kemungkinan takkan kesulitan untuk menaklukkan tim-tim lain, sedangkan Inggris yang mayoritas dihuni oleh barisan muda setidaknya bisa lolos sebagai runner-up untuk menemani The Red Devils. Akan tetapi, selama bola itu masih bundar, kejutan akan selalu bisa terjadi dan itu yang diharapkan oleh banyak orang. (Adhe Makayasa)

Prediksi tim yang lolos: Belgia & Inggris

 


GRUP H


Polandia Senegal Kolombia Jepang

Ini mungkin merupakan grup paling ringan lantaran tak dihuni satu pun favorit juara, namun bukan berarti layak diabaikan. Kolombia sebagai perempat-finalis empat tahun lalu datang dengan skuat penuh bintang memasuki masa keemasan bisa lolos sebagai pemuncak Grup H.

Pengalaman matang Robert Lewandowski bisa membawa Polandia lolos sebagai runner-up. Senegal yang baru kembali setelah tiga kali absen, serta Jepang yang belum meyakinkan di tangan pelatih anyar Akira Nishino mungkin hanya akan sekadar menjadi penggembira. (Eric Noveanto)

Prediksi tim yang lolos: Kolombia & Polandia

 


FAVORIT JUARA


JERMAN/ARGENTINA. Secara berimbang redaksi Goal Indonesia memberikan suara yang sama kepada Jerman dan Argentina sebagai tim yang difavoritkan juara edisi kali ini. Jika harus setia mengikuti prediksi kami di setiap grup, keduanya takkan berjumpa di final. Kalau sama-sama menjadi juara atau runner-up di grup masing-masing, mereka akan bertemu di babak semi-final.

Namun, untuk alasan yang romantik, kedua tim ini memang pantas diharapkan bertemu kembali di final. Jerman dan Argentina adalah dua tim yang paling sering bertemu di laga puncak, yaitu sebanyak tiga kali (1986, 1990, dan 2014). Keduanya juga menjadi finalis Piala Dunia edisi terdahulu. Jika keduanya kembali bertemu di Moskwa bulan depan, ini seperti mengulangi rentetan pertemuan final 1986 dan 1990. Pertemuan yang bakal sangat menarik. Apalagi sejak Piala Dunia 2006 langkah Argentina selalu terhenti di kaki Jerman. (Agung Harsya)

 


KEJUTAN BESAR


KROASIA. Tak pernah lolos dari babak grup Piala Dunia semenjak merebut peringkat ketiga dalam penampilan debut pada 1998, Kroasia berpeluang untuk akhirnya mengejutkan lagi tahun ini. Skuat Vatreni yang berangkat ke Rusia adalah generasi emas yang dapat disejajarkan dengan Davor Suker cs. dua dekade lampau.

Pelatih Zlatko Dalic menemukan formula ampuh untuk mengoptimalkan peran dua gelandang brilian Ivan Rakitic dan Luka Modric dengan menggeser nama terakhir lebih ke depan sebagai No 10 dalam sistem 4-2-3-1. Sementara, Mario Mandzukic serta Andrej Kramaric mampu bergantian memainkan fungsi antara sayap kanan dan ujung tombak, dengan Ivan Perisic menyisir tepi kiri lapangan. Lini belakang dapat menjadi sumber kekhawatiran lantaran Dejan Lovren yang cukup familier dengan blunder mungkin “terpaksa” dimainkan guna mengkover tempat Vedran Corluka yang terbelit cedera hampir sepanjang musim.

Berada di Grup D yang digadang-gadang sebagai grup maut, kualitas Kroasia semestinya bisa mengantar mereka finis di atas Islandia dan Nigeria untuk menembus babak gugur menemani Argentina. Potensi duel dengan Prancis di ronde 16 besar mungkin tampak menyeramkan, tapi apa pun bisa terjadi di fase knock-out dan pada harinya, Hrvatska sanggup mengalahkan siapa pun. (Dede Sugita)

 


TIM JAGOAN REDAKSI


  FAVORIT JUARA KEJUTAN
Bima Said Inggris Inggris
Abi Yazid Argentina Senegal
Moh Ridwan Widiyana Jerman Denmark
Tegar Paramartha Brasil Peru
Dede Sugita Jerman Kroasia
Yudha Danujatmika Prancis Mesir
Eric Noveanto Prancis Swiss
Adhe Makayasa Belgia Kolombia
Sandy Mariatna Jerman Islandia
Farabi Firdausy Prancis Kroasia
Ahmad Reza Hikmatyar Uruguay Serbia
Gunawan Widyantara Brasil Inggris
Dewi Agreniawati Argentina Kroasia
Pandu Persada Brasil Belgia
Rais Adnan Spanyol Belgia
Dhonazan Syahputra Belgia Nigeria
Muhammad Ridwan Argentina Kroasia
Happy Susanto Argentina Mesir
Donny Afroni Jerman Denmark
Agung Harsya Inggris Inggris

 

 

Artikel Selanjutnya:
VISA Beres, Alexis Sanchez Segera Susul Skuat Manchester United Ke Amerika Serikat
Artikel Selanjutnya:
Angel Alfredo Vera Sebut Pergerakan Pemain PSIS Semarang Berbahaya
Artikel Selanjutnya:
Fabinho Ingin Kylian Mbappe Gabung Liverpool
Artikel Selanjutnya:
PSMS Medan Berharap Tak Terkendala Datangkan Zah Rahan
Artikel Selanjutnya:
Agenda Pramusim 2018: Manchester United
Tutup

Kami memakai cookies untuk memberi Anda pengalaman online terbaik. Dengan menggunakan situs kami, Anda sepakat dengan pemakaian cookies kami sesuai dengan kebijakan privasi kami.

Tampilkan lebih banyak Terima