OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Gerard Pique menegaskan komitmennya untuk terus membela timnas Spanyol kendati dalam beberapa pekan terakhir bek sentral Barcelona itu terlibat aktif dalam isu referendum kemerdekaan Catalunya.
Citra Pique sebagai sosok anti-Spanyol kian kental setelah ia secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Catalunya. Tak heran jika ia mendapat cemoohan oleh suporter saat menjalani sesi latihan bersama timnas Spanyol pada awal pekan ini. Bukan cuma itu, poster Pique di Camp Nou turut menjadi sasaran vandalisme.
Adanya potensi Catalunya untuk merdeka membuat Pique diyakini bakal menanggalkan jersey La Roja demi memperkuat negara baru tersebut. Namun, Pique langsung membantah kabar itu dalam sebuah jumpa pers yang cukup emosional, Rabu (4/10).
“Hari pertama saat latihan tentunya sulit. Siapa pun pasti tidak suka ketika orang-orang memusuhi Anda. Tetapi ini menjadi tantangan bagi saya,” kata Pique.
“Saya ingin membantu timnas ini dengan segenap kemampuan saya. Sejak saya datang kemari 15 tahun lalu, timnas Spanyol sudah seperti keluarga bagi saya. Komitmen saya selalu maksimal. Saya bangga berseragam Spanyol. Jangan pernah ragukan komitmen saya.”
“Saya memang telah mempertimbangkan [keluar dari timnas Spanyol]. Tapi setelah menimbang berbagai hal, saya merasa hal ini [terus berkomitmen bagi timnas Spanyol] adalah keputusan terbaik. Saya tidak ingin menyerah hanya karena siulan dari orang-orang,” imbuhnya.


Ditanya soal kemerdekaan Catalunya, Pique tampak sudah mulai melunak. Ia memilih bersikap diplomatis terkait isu kontroversial ini.
“Apakah Catalunya harus merdeka? Itu pertanyaan sangat sulit dan saya tidak bisa menjawabnya. Opini saya tidak relevan. Spanyol dan Catalunya seperti seorang ayah dan seorang anak yang ingin meninggalkan rumah. Jadi, yang terpenting adalah sikap saling respek dan dialog,” terangnya.
Pique dan rekan-rekannya di timnas Spanyol saat ini tengah bersiap untuk melakoni dua partai pamungkas kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Israel dan Albania.


